Sukses

Lifestyle

Pasangan SMA Menggelar Pernikahan Setelah Berjanji Menikah di Usia 50 Tahun

Fimela.com, Jakarta Hampir empat dekade tidak bertemu, pasangan yang berasal dari teman SMA ini menikah di usia 50 tahun. Mereka berdua berjanji dengan satu sama lain jika tidak menikah dengan orang lain ketika mereka berusia 50 tahun.

Pasangan tersebut ialah Kimberley Dean dan Ron Palmer yang bertemu sebagai siswa di Sekolah Saint Agnes di Minnesota hampir 37 tahun yang lalu. Persahabatan antara Dean, mahasiswa baru, dan Palmer, seorang senior, segera berkembang menjadi sebuah hubungan lebih serius. Namun, keduanya akhirnya berpisah setelah tahun ajaran berakhir.

“Kami berkencan saat kuliah dengan Dean, namun diakhir ajaran kami putus tapi tetap berteman. Saya memutuskan untuk bersenang-senang,” ujar Palmer melansir People.com.

Beberapa tahun setelah lulus, mereka menikah dengan orang lain. Pernikahan Palmer berlangsung selama tujuh tahun dan pernikahan Dean yang diberkahi dengan dua anak, dan bercerai pada tahun 1998. Tapi dua mantan kekasih tetap berhubungan selama bertahun-tahun .

“Kami sangat nyaman satu sama lain. Kami menyelesaikan kalimat dan menertawakan lelucon bodoh satu sama lain. Kami seperti yin dan yang,” kata Dean. 

Pria berusia 54 tahun ini mengatakan Dean selalu menjadi seseorang yang bisa dia tuju, bahkan saat dia berkencan dengan perempuan lain ketika mereka hanya berteman.

“Ketika saya berkencan dengan gadis-gadis lain dan mengalami masalah, saya akan meneleponnya dan dia akan membantu melewati masa-masa itu. Itu adalah persahabatan yang sangat baik, dan itu terjadi bolak-balik seperti itu untuk waktu yang lama,” kenang Palmer.

Janji menikah di usia 50 tahun

Keduanya mengatakan bahwa mereka tidak pernah pergi lebih dari enam bulan tanpa berbicara satu sama lain, dan selama salah satu dari banyak percakapan mereka ketik berusia 30-an, keduanya membuat perjanjian: “jika tidak menikah lagi pada saat mereka berdua selesai. usia 50, mereka akan menikah satu sama lain”

Mereka mengira itu hanya lelucon ringan yang tidak akan pernah menjadi kenyataan, namun hingga 2016, Palmer benar-benar ingat  perjanjian yang mereka buat begitu lama akan memberikan dampak nyata pada kehidupan mereka berdua.

“Dia bertanya apakah kita harus mencobanya lagi,” kata Palmer. 

"Aku memberitahunya, kau tahu, kami mempertaruhkan persahabatan yang sangat luar biasa, karena jika tidak berhasil kali ini, aku tidak tahu bagaimana kita bisa tetap berteman,” tambahnya.

Meskipun dia khawatir, tidak butuh waktu lama baginya untuk sadar.

“Saya memang ragu-ragu ketika dia bertanya kepada saya, tapi saya bisa melihat kami masih memiliki perasaan satu sama lain Dan itu luar biasa sejak itu,” paparnya.

Akhirnya mereka menikah

Pada Malam Tahun Baru 2017, Palmer melamar, dan pasangan itu menikah pada 1 Juni, menyelesaikan janji yang mereka buat satu sama lain sejak lama.

"Ini dimulai hanya sebagai lelucon dan tidak pernah dalam sejuta tahun kami berdua berpikir akan berakhir di tempat yang sama pada waktu yang tepat," kata Dean. 

Pengantin baru ingin orang lain mengingat bahwa ketika mereka putus dengan seseorang, mereka tidak harus menjadi musuh - tetaplah berteman ketika bisa, karena tidak pernah tahu apa yang menanti di masa depan.

“Jika menyangkut jenis hubungan apa pun, baik itu persahabatan atau hubungan yang dimiliki dengan pasangan, jangan menyerah.  Kami mempertaruhkannya, dan saya senang itu berhasil. Kami masih berteman, tapi kami sudah menikah. Jadi jangan menyerah,”kata Dean. Ketika ditanya apakah ada yang terasa berbeda sekarang setelah mereka menikah, Dean mengatakan hal-hal serupa, kecuali dengan satu perbedaan khusus. 

“Hampir sama, hanya lebih bahagia,” tuturnya

#elevate women

Loading