Sukses

Lifestyle

Jadi Google Doodle, Ini 5 Fakta tentang Lotte Reiniger

Fimela.com, Jakarta Lotte Reiniger berulang tahun ke-117, Google memberikan penghormatan lewat Doodle unik pada Kamis (2/6). 'Berperan' sebagai sineas yang melakukan revolusi atas film siluet di mana tema besarnya merupakan budaya khas Asia, jangan sampai kamu tak tahu sejumlah fakta tentang perempuan asal Jerman tersebut. Berikut beberapa di antaranya menurut Independent.

Punya cita-cita yang tinggi. Sewaktu remaja, Lotte mengatakan ia jatuh cinta pada film. Ketika ditanya soal spesifikasi, ia mengatakan film penuh spesial efek garapan George Milies, The Golem, di mana kala itu Paul Wegener berperan sebagai sutradara sekaligus aktor jadi yang paling disukai. Setelah meyakinkan orangtuanya, Lotte mengenyam pendidikan di Deutsches Theater Berlin untuk belajar akting sebelum fokus menjadi animator.

Kebayakan karyanya merupakan cerita rakyat dan dongeng. Pada 1918, The Pied Piper of Hamlein 'lahir' dari tangan Lotte. Kesuksesan film tersebut membuatnya diterima di Institute for Cultural Research, studio film pendek dan animasi di Jerman. Selanjutnya, karya Lotte menginspirasi cerita rakyat di Eropa secara konstan.

 

A photo posted by 1Frame film (@1framefilm) on

Pelopor Disney. Bersama dengan Walt Disney, Lotte sudah merancang kamera multi pertama untuk menghadirkan efek. Tak ingin lepas dari identitas siluet karya-karya awal, Lotte kerap menggunakan latar belakang ilusi dan torehan simbolik yang begitu ikonis.

 

A photo posted by @mell.gwynn on

Karena Nazi, Lotte meninggalkan Jerman. Setelah Nazi melakukan invasi hingga hampir ke seluruh negeri, Lotte meninggalkan Jerman. Kala itu ia menegaskan, "Aku tak menyukai semua hal tentang Hitler ini dan karena aku punya banyak teman Yahudi yang sekarang tak boleh ku panggil sebagai teman."

 

A photo posted by Pupa (@pupamag) on

Sampai pada Primrose Productions. Setelahnya, Lotte Reiniger tinggal dan hidup di Britania Raya bersama sang suami, Carl Koch. Pasangan tersebut kemudian jadi pemrakarsa Primrose Production, di mana ia jadi produser atas sejumlah karya untuk BBC dan perusahaan bergengsi lain.

 

A photo posted by Maggie Lyn (@babycronebones) on

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading