Sukses

Lifestyle

Tahun Baru Islam Jadi Momentum Wujudkan Revolusi Mental

Fimela.com, Jakarta Tahun Baru Islam 1438 Hijriah dinilai Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun, sebagai momentum untuk mewujudkan revolusi mental.  "Saya mengajak masyarakat untuk mewujudkan revolusi mental seiring dengan masuknya Tahun Baru Islam 1438 H. Terus berusaha agar hari ini lebih baik dari sebelumnya," ujarnya di Masjid Agung Al-Hikmah Tanjungpinang, Minggu (2/10), seperti dimuat Antara.

Acara istighatsah, zikir dan doa dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam merupakan sekaligus pengajian bulanan putaran ke-118 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2016. "Marilah kita semua menjadikan pengajian bulanan ini sebagai ajang untuk memperkokoh keimanan kepada Sang Khalik, menjaga silaturahim, komunikasi, menyatukan hati, perasaan, tekad serta bersatu padu untuk memajukan Kepri," katanya.

Pawai meriah malam tahun baru Islam di kawasan Buncit Raya, Jakarta, Selasa (13/10/2015). Pawai ini dalam rangka menyambut tahun baru 1 Muharram 1437 Hijriah pada Rabu 14 oktober 2015. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Dalam kesempatan yang sama, seperti diwartakan Antara, Nurdin mengimbau seluruh jamaah pengajian untuk salat di masjid-masjid, sambil terus membangun silaturahmi antarsesama. Pertemuan di masjid, kata Nurdin, dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, dan penyatuan persepsi.

Dalam peringatan Tahun Baru Islam ini Nurdin mengatakan, pemerintah butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan tugas dan mengemban tanggung jawab. Tanpa dukungan, visi dan misi yang telah direncanakan dalam jangka menengah dan panjang dinilai akan sulit tercapai.

Pawai obor merupakan cara umat muslim merayakan malam Tahun Baru Islam sekaligus melestarikan budaya di Indonesia.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading