Sukses

Lifestyle

Biar Sehat dan Bersih, Jangan Masukkan 3 Barang Ini ke Mesin Cuci

Fimela.com, Jakarta Apa yang kamu makan dan minum memang menjadi faktor utama seberapa sehat kamu. Selain asupan gizi, kesehatanmu juga tergantung pada lingkungan, lho. Makanya, kamu harus benar-benar menjaga semua barang di sekitamu selalu bersih. Termasuk mesin cuci yang hampir setiap hari kamu gunakan. 

Mesin cuci memang gunanya untuk membersihkan baju yang akan kamu pakai. Tapi, tahu nggak kalau mesin cuci juga bisa bikin baju dan pakaian kamu jadi tambah kotor? 

Bukan kotor noda, lho! Tapi penuh dengan bateria dan kuman. Hal ini, dilansir dari Laundry  Alternative, disebabkan karena kamu nggak pernah atau jarang membersihkan mesin cuci. 

Bukan cuma jarang membersihkan saja. Tapi juga kamu secara sengaja atau nggak sehangaja memasukkan berbagai barang yang harusnya nggak perlu, sehingga bakteria dan kuman jadi menumpuk di mesin baju.

1. Pakaian Berbulu Binatang

Pakaian berbulu memang sudah pasti nggak boleh kamu masukkan ke dalam mesin cuci. Tapi, kamu yang punya kucing atau anjing di rumah kadang suka lupa. Baju kamu yang ditempeli bulu-bulu hewan peliharaan harusnya nggak perlu kamu masukkan ke dalam mesin cuci. Soalnya, bulu itu akan masuk ke dalam sela-sela mesin sehingga mesin jadi rusak. Bulu rontok itu juga akan stuck di dalam mesin dan bikin mesin jadi penuh sampah. 

2. Air Dingin

Kamu biasanya mencuci baju dengan air keran biasa atau air dingin. Tapi, sekali-kali kamu harus menggunakan air hangat bahkan panas untuk mencuci mesin cuci. Jangan masukkan air dingin ketika kamu ingin membilas mesin cuci usai mencuci baju dan pakaian. 

3. Baju Dalam

Baju dalam biasanya kamu gabungkan dengan baju rumah. Nah, mulai sekarang, pisahkan baju-baju dalam dengan pakaian lain.

Begini, pada celana dalam cewek kadang terdapat bakteria atau jamur yang menempel. Sehingga, sebaiknya kamu cuci dulu pakai tangan hingga stain atau noda pada celana dalam hilang. Baru setelah itu kamu bisa cuci sekali lagi bersama pakaian lain. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading