Sukses

Lifestyle

Bos Juga Manusia

Sebagai manusia, hubungan baik dengan sesama pastinya harus selalu dijaga. Kodrat manusia sebagai makhluk sosial membuat kita selalu “ketergantungan” pada orang lain. Karena itu hubungan dengan sesama harus selalu harmonis supaya semua urusan dan masalah bisa selesai dengan lancar.

Cairkan hubungan dengan atasanmuDengan orang lain saja kita harus menjaga keharmonisan, terutama dengan teman sekantor dan Si Bos yang selalu bersinggungan dengan kita setiap hari. Wajib hukumnya kita berhubungan baik dengan orang-orang di kantor. Tapi, bagaimana bila atasan langsung kita cukup galak dan selalu bersikap menyebalkan? Apakah benar Si Bos memang menyebalkan? Ingat, Bos juga manusia, yuk coba sentuh sisi kemanusiaannya.

Be submissive

Layaknya atasan pada umumnya, salah satu yang paling mereka benci adalah dibantah oleh anak buah. Jadi, sebisa mungkin kamu turuti apa yang diminta oleh atasanmu, selama itu masih berhubungan dengan pekerjaanmu.

Jadi Si “Patuh” bukan berarti kamu nggak bisa mengeluarkan pendapat atau menolak permintaan Si Bos. Kalau kamu merasa order dari Si Bos nggak baik untuk kerjaan yang sedang kamu selesaikan, cobalah untuk angkat suara dan menolak permintaannya. Tapi, lakukanlah dengan perlahan. Siapkan argumentasi dan data-data yang kuat untuk menolak permintaannya. Kemudian sampaikanlah penolakanmu dengan halus. Sekeras dan semenyebalkan apapun, kalau semua argumentasimu masuk akal, keberatan dan penolakanmu pun akan diterima Si Bos. Seorang atasan pastinya akan merasa sangat senang jika mempunyai anak buah yang patuh dan bisa memahami kondisinya.

Be a savior

Ingat, bos kamu juga manusia biasa. Sebagai seorang pekerja, pastinya Si Bos juga akan mengalami saat-saat sibuk. Salah satu cara agar kamu bisa “berdamai” dengan Si Bos, coba sesekali tawarkan bantuan kepadanya saat kamu melihat atasanmu sedang sibuk. Jangan cuek dengan keadaan di sekitar.

Sensitivitasmu sangat diperlukan di saat-saat seperti itu. Takut bantuanmu ditolak? Itu urusan belakangan. Yang penting adalah niatmu untuk mengurangi beban Si Bos. Bukan nggak mungkin suatu saat nanti Si Bos melakukan hal yang sama padamu. Ingat, Si Bos juga manusia.

Be nice

Nggak ada salahnya ngobrol dengan atasan di luar jam kerjaSikap ramah sangat diperlukan untuk menghadapi atasan yang menyebalkan. Banyak orang bilang jangan pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Sayangnya, istilah ini berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Jangan pernah membalas sikap menyebalkan dan tidak ramah Si Bos dengan perlakuan yang sama. Tetap perlakukan atasanmu dengan baik.

Jika memungkinkan, cobalah untuk sesekali untuk membuka pembicaraan dengan atasanmu di luar masalah pekerjaan. Bukan nggak mungkin ternyata di luar sikapnya yang menyebalkan saat jam kerja, dia cukup asyik sebagai teman ngobrol di luar kantor. Ingat, sekeras apapun batu pasti bisa berlubang jika terus ditetesi air.

Be professional

Saat semua jurus andalan sudah nggak bisa lagi untuk menaklukan Si Bos, satu-satunya hal yang harus kamu lakukan hanyalah melakukan tugasmu dengan benar. Ketika atasan sudah nggak membuka ruang lain selain wilayah pekerjaan denganmu, kamu juga nggak perlu repot-repot berusaha mendekatinya secara personal.

Cukup bereskan apa yang dia minta, berkomunikasi seperlunya demi kelancaraan pekerjaan, dan selesaikan semuanya dengan baik. Nggak sedikit juga atasan yang masih kaku seperti itu. Jadi, kamu nggak perlu memaksakan diri untuk bisa diterima secara pribadi oleh atasanmu. Toh, kamu dan Si Bos hanya bersinggungan di lingkungan kerja.

Satu lagi yang harus diingat, kamu pun manusia biasa. Bisa saja kamu yang sikapnya nggak menyenangkan, kan? Semoga tips di atas bisa mencairkan serta membuat hubungan dengan atasanmu semakin baik. Punya cara jitu lainnya?

Loading