Sukses

Lifestyle

Aduh, Setelah Bu Ani Giliran SBY di Bully Pada 10 Status Twitternya

Hiruk pikuk sempat terdengar tatkala instagram ibu negara menuai banyak komentar sekaligus kritik pedas dari masyarakat. Yah, menjadi publik figur bukanlah merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Terlebih ketika mereka memutuskan untuk memiliki akun yang secara langsung terkait dengan masyarakat di sekitarnya. Mau tak mau, masyarakat kini mampu berceloteh sesukanya pada akun yang telah dibuat itu.

Lain Bu Ani, lain juga Pak SBY. Setelah twitter cukup lama meramaikan dunia, pada April lalu orang paling berpengaruh di INdonesia ini pun turut membuat akun twitter resmi dirinya. SBy tentu memiliki alasan mengapa ia memutuskan untuk membuat akun twitter, ingin lebih dekat dengan masyarakat ucapnya.

Namun seperti apa yang telah dialami oleh Bu Ani dan mungkin para publik figur lainnya. Beberapa status twitter SBY pun kerap dikirim berbagai hujatan yang bahkan cenderung memojokkan sang presiden tersebut. Lantas isu apa saja dan seperti apa sih komentar yang cenderung membully presiden dengan ucapan pedas tersebut?

(vem/oem)

Presiden Yang Menjadi Penulis

SBY baru-baru ini seringkali menuliskan status di twitternya bahwa ia sedang dalam proses membuat sebuah buku berjudul SAP yang ia tulis sendiri. Dalam buku ini SBY berharap dapat membuat masyarakat dan juga calon presiden berikutnya terinspirasi oleh kisah yang ditorehkan olehnya. Akan tetapi, status-status yang ditulis sendiri oleh SBY justru menuai beberapa komentar.

Seperti yang kita lihat di atas, bahwa sebuah akun dengan nama seseorang mengatakan bahwa SBY adalah presiden yang rajin menulis. Beberapa akun twitter juga mengatakan bahwa kini SBY merambah menjadi seorang author yang bukunya nanti dapat dianggap menjadi saingan orang-orang yang bersangkutan.

Masalah Yang Hanya di Tulis di Status Twitter

Nah, untuk masalah yang satu ini, SBY kerap sekali mendapat cemoohan dari para pengikutnya di twitter yang telah diverifikasikan sebagai akun resmi SBY. Yah, berulang kali SBY menulis status bahwa dirinya sangat prihatin dengan berbagai masalah yang terjadi di Indonesia maupun masalah yang terjadi di Pilipina. SBY juga seringkali mengajak warganya untuk saling membantu dan mendoakan para korban yang telah mengalami musibah.
status SBY jadi cemoohan publik
Tapi apa daya, justru komentar dan balasan yang diberikan oleh masyarakat tak seindah harapan. Justru mereka malah menuduh sang presiden terlalu sering menulis status di twitter hingga tak memiliki waktu untuk melakukan tugasnya sebagai seorang presiden. Bagaimana menurut Anda ladies?

Komentar Pedas

Nah, untuk yang satu ini mungkin terlalu berlebihan. Tatkala SBY sedang menulis status mengenai belanja negara yang harus tepat waktu, seseorang justru memberi komentar yang sangat pedas. Tanpa pikir panjang, pria ini justru menyebut SBY dengan makian kotor dan mengatakan bahwa SBY adalah sosok yang mata duitan. Aduh-aduh jangan ditiru yah ladies.

Hobi Nge-Tweet

Akun SBY memang merupakan akun resmi yang dibuat oleh sang presiden itu sendiri. Akan tetapi, status yang dibuat oleh SBY tak semuanya merupakan hasil tulisan bapak 2 anak tersebut. Yah, seperti yang diketahui, tatkala status SBY bertuliskan kata *SBY maka itu merupakan tulisan dari beliau.
status untuk sang cucu yang diprotes
Namun, selebihnya, terdapat seseorang kepercayaan SBY yang menulis status berupa kegiatan SBY sebagai presiden. Namun tak jarang juga loh para pengikut di twitter mencaci maki SBY sebagai presiden yang terlalu sering menge tweet bahkan di malam yang sudah terlalu larut. Ada juga bahkan yang menyindir SBY tak melaksanakan sholat jumat ketika dirinya menulis status di kala siang di hari Jumat.

Bagaimana Ketegasan Sang Presiden Dengan Akil?

Masih ingat dengan kasus ketua MPK yang terbukti bersalah dalam kasus korupsi, Akil Mochtar? Nah, kali ini SBY nampak harus bersabar tatkala status yang dibuatnya justru menuai pertanyaan dan sindiran pedas terkait kasus Akil. Yah, saat itu SBY sedang menuliskan beberapa kata seperti "Say what you do, do what you say."

Nah status SBY yang satu inilah yang pada akhirnya membuat salah seorang pengikutnya menyangkut pautkan kalimat tersebut dengan kasus Akil Mochtar. SBY memang kerap diminta untuk mengusut tuntas kasus Akil yang mengatakan bahwa koruptor harus memotong jari tatkala terbukti bersalah. Bagaimana menurut Anda?

Kritik Dari Publik Atas Peran SBY

SBY sudah menjadi presiden Indonesia selama 9 tahun. Selama periode pemilihan presiden, 2 kali berturut-turut dirinya berhasil dipercaya masyarakat untuk memimpin. Banyak yang merasa bahwa SBY sukses menjalankan tugasnya sebagai pemimpin dan orang nomor satu di Indonesia. Namun ada pula yang nampaknya masih mempertanyakan hasil dari kepemimpinan suami Bu Ani ini.

Yah, dapat kita lihat salah seorang pengikutnya mempertanyakan hasil kinerja SBY selama 9 tahun menjabat sebagai presiden. Pasalnya, 2 periode yang berhasil diraihnya tak lantas membuahkan hasil menurut seseorang yang nampak kontra terhadap status yang ditulis di akun twitter SBY.

Apa Kabar Munir?

Anda tahu tidak dengan tokoh fenomenal pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) yang kematiannya belum terusut hingga detik ini? Seperti yang terlihat pada foto di atas bahwa salah satu status SBY telah membuat wanita yang juga istri dari Munir mempertanyakan kasus kematian sang suami.

Yah, SBY kala itu menuliskan bahwa dirinya sedang berada di Rusia dalam rangka menuntaskan krisis kemanusiaan yang terjadi di Syria. Dan hal inilah yang lantas membuat akun yang bernama @suciwati munir tersebut menanyakan tentang kasus kemanusiaan yang ada di Indonesia. Dan termasuk kasus kematian Munir yang merupakan pejuang HAM yang belum diketahui titik terangnya.

Apa Guna Twitter SBY Sebagai Presiden?

Nah kali ini beberapa pengikut SBY merasa bahwa dibuatnya akun twitter dirinya adalah hal yang sia-sia. Menurut mereka komentar dan pertanyaan seputar negri tak pernah diperhatikan oleh pria yang mempunyai latar belakang tentara tersebut. Dan yang lebih aneh, kala itu saat sang presiden menuliskan di statusnya bahwa kendala yang dialami masyarakat dapat dilaporkan langsung ke dirinya.

Namun seperti yang kita lihat bahwa para follower memberikan kritik pedas terhadap sang presiden yang tak pernah membalas keluh kesah mereka. Presiden cenderung hanya meng update statusnya tanpa pernah membalas keluh kesah masyarakat Indonesia.

Sangsi, Atau Sanksi?

Yang ini mungkin akan terlihat sedikit menarik. Yah, seorang follower SBY nampak tak memperbolehkan sang presiden melakukan kesalahan sedikit pun. Dapat dilihat dari status yang dibuat oleh sang presiden dan menggunakan kata sangsi sebagai kata lain dari hukuman. Padahal sangsi dalam bahasa indonesia memiliki arti ragu-ragu.

Duh, menurut Anda bagaimana nih ladies dengan tanggapan ekstrim yang diberi masyarakat kepada pak SBY? Berlebihan atau justru membangun?

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading