Sukses

Lifestyle

Tak Pernah Olahraga, Betis Melissa Hampir Meledak Setelah Jalan Kaki 10 Kilometer

Jalan kaki dan lari memang merupakan salah satu olahraga ringan yang bisa membuat seseorang menjadi lebih sehat dan bugar. Olahraga ini juga banyak disukai, termasuk saya. Karena itulah, tidak sedikit organisasi yang menggelar acara jalan kaki dan lari bersama. Selain sehat, acara seperti ini juga sangat menarik dan mengesankan. Namun, apa jadinya jika acara jalan kaki justru menjadi malapetaka atau membuat kaki terluka karena tidak terbiasa jalan atau karena tidak ada persiapan dan pemanasan sebelumnya?

Kali ini, kisah menyedihkan yang bisa juga dibilang sebagai kisah tragis terjadi pada seorang wanita bernama Melissa King (39). Ia harus menjalani operasi darurat pada kakinya setelah kakinya hampir meledak dan terluka. Hampir meledaknya kaki ini sendiri berawal ketika ia mengikuti acara jalan kaki bersama yang digelar sebuah organisasi di mana ia tinggal.

Melissa dan kakinya yang mengalami bengkak dan hampir meledak | Photo: Copyright dailymail.co.uk

Saat itu, ia melakukan jalan kaki bersama dengan suami dan kerabat juga teman-temannya. Ia berjalan sejauh 10 km. Awalnya, ia tidak merasakan ada sesuatu yang aneh pada kakinya. Tapi, setelah beberapa jam istirahat, ia merasa ada sesuatu yang aneh dan tak biasa dengan kakinya. Ia mulai merasa kram, mati rasa dan jari-jari kakinya tidak bisa digerakkan. Merasa panik dan tak ingin hal buruk terjadi padanya, wanita ini pun berinisiatif pergi ke rumah sakit setempat.

Di rumah sakit, tim dokter yang memeriksanya mengatakan jika ada otot-otot pada kaki yang tegang dan hampir pecah. Seperti dikutip dari laman dailymail.co.uk, kondisi ini biasa disebut dengan sindrom kompartemen. Suatu sindrom yang membuat pembengkakan atau pendarahan di dalam tubuh. Agar kondisinya tak semakin buruk, tim dokter pun memutuskan untuk melakukan operasi bedah secepatnya. Karena operasi yang ia jalani, sedikitnya ia harus mendapatkan 160 jahitan di kakinya. Beruntung, operasi berjalan lancar dan ia pun bisa memiliki kaki dengan fungsi maksimal seperti semula.

Melissa mengatakan

"Saya rasa, kaki saya telah mati rasa. Meski begitu, rasanya kaki saya seperti mau meledak dan ia pun bengkak. Saya tidak pernah menyangka karena jalan kaki, kaki saya bengkak dan mengalami pendarahan. Dokter bilang, jika saya datang terlambat ke rumah sakit, kaki saya bisa saja diamputasi. Saya mungkin bisa meninggal karena ini."

Membaca kisah ini, rasanya ngeri sekali ya Ladies. Well, agar insiden ini tidak terjadi pada Kamu, pastikan untuk memiliki persiapan serta pemanasan sebelum melakukan olahraga jalan kaki, lari atau olahraga lainnya . Terlebih lagi, jika Kamu tidak pernah melakukan olahraga sama sekali sebelumnya.

(vem/mim)
Loading