Sukses

Lifestyle

Mereka Layak Miliki Foto Pernikahan Indah, Maka Kuatur Ulang Momen Spesial Itu, Gratis!

Tentu saja, setiap pasangan pasti ingin momen spesial mereka diabadikan dengan sempurna. Namun bagaimana jadinya jika fotografer yang sudah dipesan jauh-jauh hari justru tidak menampakkan batang hidungnya di hari H? Kejadian ini dialami oleh pasangan Heather dan Matt yang menikah pada bulan September lalu.

Beruntung ada salah satu rekan mereka yang menceritakan kisah pahit itu pada seorang fotografer profesional Dana Gruszynski. Sebagai seorang fotografer yang sangat menyukai momen pernikahan, hati Dana sakit sekali mendengar cerita itu. Dan melalui blognya, Danagphoto.com, ia menceritakan detail lengkap tentang kebaikan apa yang ia lakukan selanjutnya.

Dana Gruszynski | copyright Danagphoto.com

Hari di saat Matt dan Heather menikah, sepupuku Stacy menelepon dan menceritakan bahwa fotografer yang mereka pesan tidak hadir di pernikahan itu. Tentu saja aku sedih mendengarnya. Bagaimana tidak, aku sangat menyukai pernikahan. Bukan, bukan karena aku fotografer, tapi karena pernikahan adalah segala sesuatu tentang cinta, dan aku sangat mencintai cinta.

Singkat cerita, aku menghubungi Heather. Setelah memperkenalkan diri, kami sepakat untuk bertemu. Seminggu kemudian kami bertemu dan aku sangat menyukainya. Dia bercerita bagaimana awal mula ia bertemu dengan Matt di sekolah menengah, dan bagaimana Matt terus mengejarnya dengan cara yang unik. Sifat iseng dan kegigihan Matt untuk meminta Hether memutuskan pacarnya waktu itu jadi satu hal yang menarik bagi Heather.

copyright Danagphoto.com

Ia juga menceritakan tentang apa yang terjadi di  hari pernikahannya, dan itu seketika membuatku berpikir bahwa aku harus melakukan sesuatu. Aku pun mengungkapkan semua ide yang sedang menari-nari indah di pikiranku. Termasuk tentang memintanya mengenakan gaun pengantin sekali lagi, dan aku, dengan cuma-cuma, akan memotret mereka. Ia setuju!

Aku pun meminta waktu 3 minggu untuk mempersiapkan semuanya. Aku juga meminta bantuan Ashley, saudara Heather untuk menghubungi saudara dan teman agar mereka bisa menghadiri pernikahan itu sekali lagi.

Foto dari Facebook yang dijadikan Dana sebagai patokan | copyright Danagphoto.com

Aku juga berusaha membuat set tempat sama seperti pernikahan yang dilaksanakan 12 September 2015 lalu. Berbekal beberapa foto yang diambil menggunakan ponsel dan diunggah ke Facebook, aku mempersiapkan semuanya. 

Awalnya aku kesulitan menemukan tempat yang serupa. Lalu sepupuku, Kelsey bersedia meminjamkan rumah dan halamannya yang indah untuk pernikahan kedua ini. Aku juga mendapatkan bantuan spesial lainnya untuk buket bunga dan cake. Dengan bantuan teman dan saudara, aku mendekor tempat itu menjadi serupa dengan tempat pernikahan Heather dan Matt. 

Dekorasi indah yang dipersiapkan Dana | copyright Danagphoto.com

Hari itupun datang. Aku datang lebih dulu dibanding Matt, Heather, dan kerabat mereka. Aku sangat gugup saat itu. Lalu saat kedua mempelai datang, aku menyambut mereka di pintu depan sambil membawakan buket bunga. Lalu aku berkata, "kamu ingat kan saat aku berkata untuk mempercayakan semuanya padaku? Aku sudah mempersiapkan semua ini untuk kalian". Ia menatapku bingung sambil berkata, "baiklah..". Kami pun berjalan menuju halaman dan ia sangat terkejut melihat keluarga, teman, serta dekorasi yang aku buat. Ia bahkan menangis haru, begitupun aku. Dan semua pun berjalan indah sesuai harapanku..

copyright Danagphoto.com

Kebahagiaan tidak selalu berasal dari apa yang kita dapatkan, tapi juga dari apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain. Salut, Dana! Jangan lewatkan foto-foto indah hasil jepretan Dana dengan penuh cinta berikut ini, Ladies.

(vem/reg)
What's On Fimela
Loading