Sukses

Lifestyle

Mengenal Fetisisme

Berbagai macam kelainan bercinta terjadi pada banyak orang. Namun Ladies, pernahkah Anda mendengar istilah fetisisme? Berbahayakah kelainanan ini? Yuk, mari kita simak ulasannya dari minddisorders.com berikut ini!

Fetis berasal dari kata ‘fetish‘ dalam bahasa Inggris yang berarti suatu ketertarikan seksual terhadap benda atau salah satu organ tubuh yang mungkin termasuk organ genital atau pun bukan. Fetis lebih banyak dialami oleh pria, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa wanita juga mengalami hal yang sama.

Bagi para fetis, mereka akan sangat terobsesi pada suatu benda, kemungkinan seperti stocking, hewan peliharaan, baju dalam atau anggota tubuh seperti payudara, bagian belakang tubuh seseorang, atau organ genital itu sendiri. Kelainan ini membuat para fetis sulit untuk secara seksual terangsang jika benda-benda yang ia sukai tidak berada di sekitarnya.

Fetis memiliki level dari rendah hingga sangat tinggi tergantung seberapa sering dia memikirkan benda yang ia sangat obsesikan. Diagnosa awal penderita fetis biasanya dapat terlihat ketika seseorang meraba atau terobsesi berlebihan terhadap suatu benda.

Meskipun begitu, tidak ada penyebab jelas mengapa seseorang bisa mengalami fetisisme. Tidak ada pula hubungan antara seseorang dengan benda yang dia sangat obsesikan, sehingga semuanya serba random.

Meskipun begitu, untuk tidak ada orang yang melakukan treatment khusus untuk menghilangkan fetis. Kebanyakan orang bisa menangani kebutuhan untuk kepuasannya sendiri secara natural, bahkan di Amerika, fetis sudah mulai ditoleransi sebagai hal yang wajar.

Hal ini dikarenakan fetisisme umumnya tidak menyakiti si penderita dan tidak memberikan efek pada pasangan bercinta dari si fetis ini sendiri. Namun, untuk menghindarinya, ilmuwan sepakat untuk mendukung masyarakat untuk memberikan gambaran yang jelas tentang kelainan ini.

Oleh: Kustin Ayuwuragil D.

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading