Sukses

Lifestyle

Kori Ashton Seorang Lesbi Yang Taat

Sering kali kita mengadili gay dan lesbi sebagai hal yang teramat buruk. Jauh di balik semua itu para penderita kelainan seks ini menjalani kesulitan hidup yang tidak mudah. Kelainan seks ini bisa terjadi meski lingkungan sekitarnya termasuk aman dan religius.

Berikut ini merupakan cukilan kisah dari seorang lesbian bernama Kori Ashton yang terlampir dalam laman beyondexgay.com.

Sebagai putri dari seoarng pastor, Kori dididik bahwa homoseksual adalah dosa. Namun sejak berumur empat tahun, Kori telah punya ketertarikan terhadap sesama jenis. Bahkan di awal-awal kehidupannya sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Texas, ia sudah bahkan sudah mempunyai pacar wanita.

Kori mencoba menyembunyikan kelainannya ini namun akhirnya ketahuan juga sehingga ia dikeluarkan dari kampusnya. Memutuskan untuk mengaku secara terbuka tentang identitas seksualnya ia berhasil diterima kembali di perguruan tinggi yang sama dengan mengindahkan perasaan bersalah terhadap keluarganya.

Tahun 1990 ia meninggalkan pendidikannya di perguruan tinggi dan membentuk sebuah band yang muncul di publik dengan nama “Ex-Gay”. Bandnya menjadi terkenal dan sering tampil dalam banyak acara komunitas-komunitas ex-gay. Hal ini membuatnya amat sibuk sehingga lupa akan masalah homoseksualnya.

Meski sempat berpikir untuk menjadi seorang wanita (heteroseskual) Kristen yang taat, akhirnya ia menemukan keseimbangan dalam keyakinannya terhadap Tuhan dan identitas seksualnya. Dengan dukungan dari konseling, keluarga, dan usaha yang tak kenal lelah, Kori berhasil memiliki hidup yang lebih baik dimana ia juga telah mendapat seorang pasangan hidup yakni Rebbeca.

Oleh: Hening

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading