Sukses

Lifestyle

Kadang Perpisahan adalah Jalan Terbaik agar Tak Saling Menyakiti Lagi

Fimela.com, Jakarta Dalam sebuah hubungan, ada kalanya perpisahan terjadi. Sebuah perpisahan yang terjadi pun tak selalu karena sudah tak ada cinta, melainkan agar tidak makin saling menyakiti satu sama lain. Perpisahan bisa menjadi pilihan terbaik agar tidak makin saling menyakiti lebih dalam lagi.

Tak ada manusia yang sempurna, tak ada hubungan yang benar-benar sempurna juga. Ada pasangan yang tak bisa terus bersama karena ada hal-hal yang terjadi di luar kendali mereka. Perpisahan kadang diambil karena tak ingin saling menyakiti lagi. Tentu saja tak mudah, tapi perpisahan kadang perlu dipilih agar bisa sama-sama membuka jalan yang lebih baik lagi ke depannya.

Perpisahan Bisa Menjadi Awal untuk Kebahagiaan Baru

“The reason it hurts so much to separate is because our souls are connected. Maybe they always have been and will be. Maybe we've lived a thousand lives before this one and in each of them we've found each other. And maybe each time, we've been forced apart for the same reasons. That means that this goodbye is both a goodbye for the past ten thousand years and a prelude to what will come.”― Nicholas Sparks, The Notebook

Jika terus bersama hanya menambah luka, maka perpisahan menjadi jalan keluar terbaik yang perlu diambil bersama. Daripada terus saling menyakiti dalam hubungan, ada baiknya untuk berpisah dan mengambil jalan masing-masing. Sebuah perpisahan bisa jadi awal untuk sebentuk kebahagiaan baru. Mungkin dengan memilih jalan berbeda, ada kebaikan dan kebahagiaan baru yang dapat diperoleh.

Perpisahan Memang Menyakitkan, tapi Itu Lebih Baik daripada Saling Melukai

“The story of life is quicker than the wink of an eye, the story of love is hello and goodbye... until we meet again”― Jimi Hendrix

Kita semakin menyadari bahwa kendali kita terbatas dalam hidup ini. Termasuk kendali kita dalam menjalani sebuah hubungan. Tentu saja kita berharap setiap hubungan bisa terus harmonis dan langgeng, bahkan kalau bisa selamanya sampai maut memisahkan. Namun, kenyataannya tidak semua hubungan bisa dipertahankan. Ada hubungan yang pada akhirnya perlu disudahi supaya tidak saling melukai semakin dalam lagi. Daripada terus melukai dan menyakiti, perpisahan bisa diambil agar bisa saling membebaskan.

Berpisah Tak Selalu Berarti Saling Benci atau Mendendam

“Every meeting led to a parting, and so it would, as long as life was mortal. In every meeting there was some of the sorrow of parting, but in everything parting there was some of the joy of meeting as well.”― Cassandra Clare, Clockwork Princess

Hubungan yang diawali dengan cara baik-baik, ketika harus berpisah maka perlu dilakukan dengan baik-baik juga. Ada kenangan dan memori bersama yang terbentuk, biarlah itu jadi bagian dari hidup. Tak perlu saling benci, apalagi mendendam. Saling mendoakan saja dalam kebaikan.

Bagi yang harus berpisah, semoga ada kebahagian dan kebaikan baru yang bisa didapat. Tidaklah mudah ketika mengambil keputusan untuk berpisah, tapi jika pilihan itu harus diambil maka lakukan demi kebaikan bersama. 

#ElevateWomen

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
4 Tanda yang Menunjukkan Kamu Harus Move On dari Mantan Kekasih
Artikel Selanjutnya
Kenapa Perempuan Baik-Baik Bisa Diselingkuhi Pasangan Sendiri?