Sukses

Lifestyle

Mengikuti Pramuka Hingga Paskibra, Semua Mengajariku Arti Cinta Tanah Air

Fimela.com, Jakarta Punya cerita atau pengalaman tentang rasa rindu kepada kampung halaman, berbagai macam makanan khas daerahmu yang menggugah selera, hingga objek wisata yang bagai surga dunia? Atau punya cara tersendiri dalam memaknai cinta Indonesia? Pada bulan Agustus kali ini, kamu bisa membagikan semuanya dalam Lomba Share Your Stories bulan Agustus dengan tema Cinta Indonesia seperti tulisan yang dikirim oleh Sahabat Fimela ini.

***

Oleh:  Rahayu Martini

Indonesia negara yang merdeka karena perjuangan tetesan darah dan peluh para pahlawan bangsa. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa ini haruslah kita pertahankan dengan baik.

Saat ini sebagai generasi muda, aku berkeinginan dapat mengisi kemerdekaan dengan menorehkan sejuta prestasi dengan kegiatan yang bermanfaat. Hal itu yang membuatku selalu mengikuti kegiatan ekstrakurikuler saat aku menempuh bangku sekolah. Aku pun memilih kegiatan-kegiatan yang lebih menanamkan jiwa nasionalisme kepadaku.

Saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) aku sangat tertarik dengan kegiatan Pramuka. Menurutku, Pramuka adalah kegiatan yang  melatih kemandirian, kedisiplinan dan paling seru ada kegiatan berkemahnya juga.

Awalnya aku hanya tertarik kegiatan berkemahnya saja, tapi lambat laun aku jatuh cinta pada kegiatan ini karena menyadarkanku pentingnya sikap cinta tanah air. Dalam kegiatan pramuka itu kita diajarkan berorganisasi dan pentingnya kedisiplinan. Karena itu secara tidak langsung jiwa nasionalismeku tumbuh.

Banyak kegiatan yang menumbuhkan rasa nasionalisme itu misalnya, saat mengikuti apel sebelum kegiatan, upacara, kegaitan mencari jejak dan  saat acar api unggun ada pembacaan dasa darma pramuka.

 

Mencintai Negeri Ini

Selesai di bangku SD, aku melanjutkan pendidikan ke bangku SMP dan SMA saat itu kegiatan ekstrakulikuler yang aku pilih adalah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).

Seringnya menonton upacara pengibaran bendera 17 Agustus di TV membuatku ingin menjadi salah satu paskibra. Sama dengan Pramuka kegiatan ini lebih menambahkan jiwa nasionalismeku, dengan menjadi salah satu bagian dari pasukan pengibar bendera saat upacara di sekolah.

Sebelum menjadi petugas kita diberi pengarahan oleh pelatih tiap makna dari setiap kegiatan saat upacara itu. Selain itu kita juga ada sesi belajar tentang sejarah kemerdekaan. Aku paling suka sesi ini, karena aku gemar membaca sejarah terutama tentang perjuangan menempuh kemerdekaan. 

Tak hanya itu kesempatan berlomba juga ada, banyak perlombaan baris berbaris diadakan. Kesempatan mengharumkan nama sekolah juga membuatku makin yakin bahwa aku sudah benar memilih kegiatan semasa muda untuk mengisi kemerdekaan.

Satu pengalaman yang tak terlupakan adalah dapat mengumandangkan lagu Indonesia Raya bersama tim marching band. Kegiatan marching band adalah kegiatan baru yang aku pilih saat dibangku kuliah.

Aku dan tim di tahun 2013 mengikuti perlombaan marching band di Pattaya, Thailand. Saat itu kami berhasil mendapatkan juara 1 street parade dan juara 1 untuk klasifikasi open class. Walau tak terlibat sebagai pemain langsung, saat itu karena statusku yang sudah alumni jadilah aku menjadi official dalam tim itu. Sungguh ada getar yang tak terkira dapat menyanyikannya tidak ditanah air.

Air mata haru rasanya tak berhenti menetes dan tepuk tangan riuh dari para lawan tim dan penonton lain rasanya tak dapat kami ucapkan. Semua kerja keras kami terbayar dengan hasil yang maksimal dengan membawa nama besar Bangsa Indonesia di luar negeri. Kini usia kemerdekaan negeri sudah tak lagi muda, Dirgahayu Indonesia ke-76. Jayalah selalu Indonesiaku.

 

#ElevateWomen

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Pengumuman Pemenang Share Your Stories Agustus 2021
Artikel Selanjutnya
Memiliki Ayah Berdarah Jawa dan Ibu dari Sunda, Hidupku Punya Warna Berbeda