Sukses

Lifestyle

6 Acuan Penting Sebelum Membuat Konten Edukasi di TikTok

Fimela.com, Jakarta TikTok kini tidak hanya menjadi sarana hiburan melainkan platform digital edukasi yang memberikan informasi bagi semua orang. Dari TikTok, semua orang bisa belajar apapun yang mereka inginkan.

Pertumbuhan konten edukasi TikTok terus meningkat, baik dari segi kontennya maupun komunitasnya. Hal ini juga yang membuat TikTok terus mendorong konten edukasi agar bisa lebih bermanfaat bagi orang lain. Terbaru, TikTok menggelar kampanye bertajuk #SerunyaBelajar Ada di TikTok yang mengajak masyarakat untuk menghadirkan konten edukatif dan informatif dengan cara yang atraktif.

Lewat kampanye ini, TikTok juga ingin mengajak masyarakat untuk terus belajar. Seperti yang diungkapkan Cinta Laura Kiehl sebagai Campaign Ambassador #SerunyaBelajar Ada di TikTok.

"Bagi saya, proses belajar adalah perjalanan yang tidak akan ada habisnya. Untuk itu, saya senang sekali bisa menjadi bagian dari kampanye #SerunyaBelajar Ada di TikTok. Saya ingin ikut berbagi proses dan pengalaman belajar pribadi saya dengan cara yang seru dan menghibur kepada komunitas TikTok dan masyarakat yang lebih luas,"kata Cinta Laura.

Bersama dengan konten kreator yang eksis di bidangnya,seperti Vina Muliana dan Tjokro Wimantara atau Pak Win, Fimela menggali lebih dalam bagaimana membuat konten edukatif yang bisa diminati banyak orang. Penasaran bagaimana caranya?

 

1. Praktis

Menurut Vina Muliana yang merupakan kreator konten karier dan pengembangan diri, konten yang praktis dan relate dengan kehidupan audiens menjadi konten yang disukai.

"Ketika ingin membuat konten edukasi, buatnya se-relate dan se-practical mungkin. Setelah mereka nonton jadi bisa langsung ikutin cara-caranya," kata Vina.

2. Jadi solusi

Ini yang menjadi pegangan Vina Muliana untuk membuat konten karier dan pengembangan diri. Ia melihat banyak orang yang kebingungan saat melamar pekerjaan, membuat CV, hingga etika wawancara. Untuk itulah, Vina terus memberikan pemaparan sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi tersebut.

 

3. Bisa memotivasi

Dari konten edukasi yang dibuat sebisa mungkin membuat orang lain merasa nyaman atas diri mereka sendiri. Hingga akhirnya memotivasi mereka untuk melakukan sesuatu dan mengubah perilaku ke arah yang lebih baik.

4. Keunikan

Perlu dipahami apabila setiap orang pasti memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari nada bicara atau jargon tertentu yang digunakan secara konsisten di setiap konten. Keunikan ini akan menangkap perhatian audiens untuk tertarik dan lebih ingat apa yang ada di dalam konten.

 

5. Perhatikan tren

Tren di setiap bulannya di TikTok akan selalu berubah. Mulai dari topik, hashtag, hingga sound yang digunakan. Menurut Pak Win, kamu bisa menyinergikan tren yang sedang berlangsung dengan konten yang dibuat. Eksplorasi tren tertentu untuk memaksimalkan konten yang dibuat karena perhatian orang akan tertuju pada konten yang memiliki unsur trending.

6. Engagement

Untuk membuat proses belajar lebih fun dan exciting, Pak Win berpendapat engage dengan user di kolom komentar atau menjadikan sharing user menjadi konten baru. Sehingga permasalahan yang dibagikan di kolom komentar bisa dijelaskan melalui konten baru yang nantinya bermanfaat bagi banyak orang.

What's On Fimela
Loading