Sukses

Lifestyle

Digelar Akhir Agustus, Art Jakarta 2022 Bakal Diikuti 62 Galeri Seni

Fimela.com, Jakarta Pekan seni rupa internasional Art Jakarta yang lama dinanti kembali hadir tahun ini. Art Jakarta 2022 akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada 26-28 Agustus 2022. 

Berbeda dari tahun 2019, tahun ini Art Jakarta menghadirkan 62 galeri seni, yang terdiri dari 39 galeri dari Indonesia dan 23 galeri dari mancanegara (Asia Tenggara, Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang). Segmen ini juga mempersembahkan galeri muda dan baru yang belum pernah mengikuti Art Jakarta sebelumnya. 

Direktur Artistik Art Jakarta Enin Supriyanto mengatakan sejumlah galeri dari dalam negeri akan menampilkan karya seniman establish Indonesia dengan harga yang cukup tinggi. Salah satunya Linda Gallery yang akan membawa karya Nyoman Nuarta.

Selain galeri seni, terdapat beberapa segmen menarik yang akan dihadirkan di Art Jakarta 2022. Apa saja? Yuk simak berikut ini selengkapnya.

Instalasi Seni hingga Skena Seni Rupa Bali

Art Jakarta 2022 juga akan menghadirkan Art Jakarta Spot, sebuah platform untuk presentasi istimewa suatu instalasi seni. Tahun ini Art Jakarta Spot akan menghadirkan 15 karya seni yang telah terkurasi untuk dipamerkan di area publik pekan seni ini.

Lalu ada AJX atau prakarsa kolaboratif antara Art Jakarta dan institusi atau perusahaan swasta. AJX akan menjadi kesempatan bagi khalayak untuk menyaksikan banyak karya seni untuk pertama kalinya. Di segmen ini, Art Jakarta berkolaborasi bersama Mitra Utama, UOB Indonesia untuk memamerkan karya-karya pemenang kompetisi Asia Tenggara. Termasuk lukisan pemenang dari Indonesia tahun 2021, Meliantha Muliawan.

Kemudian ada segmen baru yang dihadirkan di Art Jakarta tahun ini. Pertama AJ1, untuk memfasilitasi galeri internasional dalam mempresentasikan pameran tunggal. Kedua, Bali Art Scene yang akan menyajikan seniman-seniman kontemporer Bali.

Enin mengatakan, Bali Art Scene merupakan upaya untuk merangkul dinamika seni rupa Bali yang selama ini terpisah dari ekosistem daerah lainnya.

“Ini untuk berbagi semangat dengan teman-teman galeri di Bali. Mereka ini selama ini kan networking-nya meriah ya, karena pariwisata. Tapi keterkaitan mereka dengan dinamika di Jakarta itu kan terpisah,” kata Enin dalam konferensi pers Art Jakarta 2022 di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).

Karya Seni NFT hingga Area Bermain Anak-anak

Program menarik lainnya dari Art Jakarta adalah segmen NFT. Di segmen ini, Art Jakarta akan menghadirkan karya seni dari komunitas NFT berkolaborasi dengan thisPLAY Studio, kolektif seniman Blanco Benz Atelier akan menyajikan black market virtual yang terdesentralisasi.

Secara khusus, Art Jakarta juga menyediakan area bermain untuk anak- anak yang diberi nama Art Jakarta Play. Tahun ini Art Jakarta mengundang pemenang kompetisi UOB Painting of the Year 2021, Meliantha Muliawan, untuk secara khusus merancang ruang ini dengan tujuan memperkenalkan kesadaran akan lingkungan alam bagi anak-anak.

Terakhir, program Art Jakarta Talks sebagai platform antara ahli, pengamat, seniman, kolektor, dan kurator, untuk berbincang, berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada pengunjung.

Selama beberapa tahun terakhir, Art Jakarta terus terlibat dalam upaya mendukung seni rupa Indonesia terlepas dari tantangan pandemi. Pada akhir 2020 misalnya, Art Jakarta memperkenalkan Art Jakarta Virtual, pekan seni yang menjadi pengalaman baru bagi audiens dalam situasi yang nyaman di rumah.

Pada April 2022, Art Jakarta juga memperkenalkan sebuah konsep baru lainnya, yakni Art Jakarta Gardens di ruang terbuka Hutan Kota by Plataran, Jakarta. Art Jakarta Gardens menekankan karya patung dan instalasi di lingkungan taman, serta tenda khusus yang ditempati 20 booth galeri seni terkemuka di Indonesia untuk memamerkan karya-karya seniman mereka.

Enin mengatakan, Art Jakarta tahun ini berfokus untuk menetapkan kembali semangat bahwa kegiatan seni rupa yang besar bisa terselenggara dengan lancar agar ekosistem seni rupa di Indonesia dapat terus berkembang seiring dinamika seni rupa dunia.

“Tahun ini kami menetapkan semangat bahwa kegiatan seni rupa bisa terselenggara dengan aman dan lancar. Dengan begitu kami bisa meyakinkan jaringan kami yang sudah sampai ke Asia Pasifik itu untuk yakin ‘oh Indonesia sudah bisa tuh, sudah jalan lagi’ itu yang menjadi motivasi kami,” tutur Enin kepada Fimela.com.

 

 

What's On Fimela
Loading