Sukses

Lifestyle

7 Cara Cerdas dan Bijak Menggunakan Media Sosial

Fimela.com, Jakarta Seiring dengan perkembangan zaman yang saat ini sudah serba digital, penggunaan media sosial berkembang dengan sangat pesat dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. hal ini menjadikan media sosial sebagai kebutuhan pokok bagi tiap individu.

Dengan segala perkembangannya, media sosial bisa memberi wadah bagi banyak orang untuk menjalin komunikasi, menemukan informasi, dan bahkan bisa mendatangkan penghasilan. Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa penggunaan media sosial juga bisa berdampak buruk bagi penggunanya apabila tidak digunakan secara cerdas dan bijak.

Sebagai pengguna media sosial, kita harus bijak dan bisa memilah hal-hal yang akurat maupun yang tidak tepat atau hoax. Terutama bagi mereka yang masih usia sekolah dan remaja, pandai-pandailah dalam memilah informasi dan menyebarkan informasi, cerdas dalam memilih akun yang diikuti.

Perlu diketahui bahwasanya media sosial memiliki platform atau media yang luas. Dikutip dari Liputan6.con, hal ini dapat diartikan bahwa apapun yang kita posting ataupun bagikan di media sosial akan banyak orang yang melihatnya. Inilah mengapa sangat penting bagi kita untuk bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial. Di lansir dari beberapa sumber, berikut sejumlah tips dan kiat cerdas berselancar saat menggunakan media sosial, seperti:

1. Cermat dalam membagikan unggahan

Sebelum memutuskan untuk mengunggah sesuatu, kita harus selalu berhati-hati ketika membagikan suatu postingan. Karena akan ada banyak orang yang melihat unggahan kita, hal tersebut akan menjadi berbahaya apabila Anda mengunggah sembarangan konten. Oleh sebab itu, pikirkan terlebih dahulu sebelum mem-posting sesuatu. Jangan sampai postingan tersebut malah menjadi boomerang bagi kita ataupun orang lain.

2. Jangan mudah menyebarluaskan informasi tidak akurat maupun isu SARA

Tidak menyebarkan hoax atau isu SARA juga menjadi salah satu cara menggunakan media sosial dengan bijak. Mengingat saat ini banyak berita hoax maupun isu SARA tersebar di media sosial sehingga tak jarang ada juga orang yang mempercayainya. Ada baiknya Anda telusuri fakta sebelum menyebarkan hal-hal yang tidak dipahami di media sosial.

Sebaliknya, saat menerima informasi yang terasa aneh dan janggal, telusuri dulu kebenarannya. Jangan menelan informasi secara bulat-bulat, filter dan telaah. Melihat fenomena tersebut, jangan sampai Anda ikut-ikutan membagikan berita tidak benar di platform social media. Sebab, perilaku itu akan membuat Anda rentan terjerat hukum.

 

3. Manfaatkan sisi positif media sosial

Banyak sisi positif dari media sosial yang bisa kita rasakan, antara lain: menjalin silaturahmi, memamerkan jualan atau dagangan kita, menemukan jejak teman lama dan lainnya. Di sisi lain, kita juga bisa mengubah hal negatif menjadi hal positif, seperti saat kita iri ketika melihat teman yang selalu membagikan kesuksesannya di Instagram. Daripada iri terus-menerus, kita bisa  menggunakan hal tersebut sebagai pendorong untuk memperbaiki diri supaya menjadi lebih baik lagi dan bisa mencapai apa yang kita cita-citakan.

 4. Tetap menjaga etika berbahasa

Walaupun kita sedang berada di media sosial. Pasal undang-undang mengawasi dan jejak digital tidak akan hilang. Oleh sebab itu, tetaplah menjaga kesantunan dalam memberikan komentar. Jangan sampai menyinggung, menyakiti atau membully orang lain.

5. Harus bisa menahan emosi

Sebelum nekat memberikan komentar atau mengunggah curahan hati alias curhat. Ada baiknya tahan emosi dan jangan meluapkan emosi di media sosial, atau Anda bisa merugi sebab dapat mempermalukan diri sendiri dan/atau merugikan orang lain.

6. Mengikuti orang-orang yang inspiratif

Untuk mencapai kesuksesan hidup, tak ada salahnya Anda mengikuti kisah-kisah orang sukses yang inspiratif di media sosial. Selain dijadikan motivasi, dari mereka kita juga bisa belajar tentang cara membuat rencana yang baik demi meraih apa yang ditargetkan. Kita bisa menggunakan media sosial sebagai platform untuk mengembangkan diri. Misal bagi yang suka berbicara, Anda bisa menjadi content creator seputar public speaking. Jika banyak orang menyukai video Anda, bukan tidak mungkin ini jadi sumber penghasilan Anda, lho!

 7. Membangun koneksi

Karena ruang lingkup media sosial sangatlah luas bahkan dapat dijangkau ke seluruh dunia, Anda bisa memanfaatkannya untuk membangun relasi sebanyak-banyaknya. Tujuannya adalah menambah wawasan yang baru. Semakin banyak Anda mendapatkan insight dari banyak orang di berbagai negara maka wawasan Anda juga akan semakin luas. Selain itu, akan lebih baik jika Anda juga mencari orang-orang yang bekerja di bidang yang Anda minati supaya bisa bertukar pengetahuan dan pikiran.

 

Penulis: Sri Widyastuti

#Women For Women

What's On Fimela
Loading