Sukses

Lifestyle

Meningkatkan Keunggulan Kuliner di Di Mare, Karma Kandara Ungasan, Bali

Fimela.com, Jakarta Terletak di atas tebing setinggi 85 meter di pantai Uluwatu selatan Bali, restoran andalan Karma Kandara yang ikonik, di Mare, menyajikan pemandangan 180 derajat yang memukau dari Samudera Hindia. Di sini, penggemar kuliner dapat menikmati perpaduan harmonis antara cita rasa Indonesia yang inovatif, yang memadukan bahan-bahan langka dari nusantara dengan sedikit cita rasa Mediterania.

Pengalaman bersantap yang luar biasa ini, ditambah dengan pemandangannya yang menakjubkan, membuat di Mare dinobatkan sebagai salah satu dari 50 Restoran Terbaik di Asia oleh Majalah Exquisite Taste. Suasana yang khas secara harmonis beresonansi dengan terjemahan dari di Mare dalam bahasa Italia, yakni ‘lautan’.

Perpaduan sempurna ini tercermin dalam desain interior di Mare, di mana pipa baja yang melengkung dengan anggun dengan atap yang terinspirasi dari layar membentuk kanopi yang mempesona. Bersebelahan ada kolam renang tanpa batas, menghadap cakrawala biru memukau yang menyempurnakan pengalaman bersantap Anda. 

Suasana mewah di Mare menjadi latar belakang yang sempurna untuk pengalaman bersantap yang elegan, baik jika ada di dalam ruangan maupun di teras yang dikelilingi pohon palem. Di bawah pimpinan Senior Executive Chef berbakat, Joseph Antonishek, yang membawa inspirasi dari daerah asalnya, California, menu musiman di Mare menyoroti bahan-bahan regional terbaik yang diolah dengan keahlian tinggi. Para tamu kini dapat menikmati menu 6-7 hidangan baru yang dapat dicicipi, sebuah perjalanan kuliner dari hidangan pembuka hingga penutup. 

 

Menu makanan yang beragam

Setiap menu menampilkan beragam hidangan, termasuk makanan laut dari Jepang, daging premium Australia, hasil bumi lokal yang segar, serta pilihan vegetarian dan vegan, untuk memberikan beragam pilihan. Beberapa menu andalannya meliputi hidangan pembuka yang menggiurkan seperti Miyazaki A5 yang terbuat dari daging sapi wagyu Jepang premium yang dipadukan dengan umbi sunchoke dan acar jamur hon shimeji. Hidangan pembuka Gurita yang memadukan kembang kol karamel, daun pakis lokal, apel hijau dan ketumbar, beraksen tinta cumi-cumi.

Untuk hidangan utama, Ayam Cemani Agnolotti, yang dibuat dari jenis ayam hitam Jawa Cemani yang langka, disajikan denganmascarpone, truffle, dan busa kemiri untuk pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Bahan-bahan lokal bersinar dalam daging pinggang domba Australia yang disajikan dengan ubi gnocchi, sayuran akar yang diberi glaze dan demi-glace kacang kluwek. 

 

Dessert memikat

Terakhir, hidangan penutup Ocean Initiative yang semarak, yang penataannya terinspirasi dari terumbu karang di sekitar, menyajikan panna cotta ubi kelapa ungu, bolu spirulina, gelato ubi, dan permen markisa cokelat putih. Melengkapi hidangan ini adalah gudang anggur yang lengkap dengan hampir 1000 botol yang disajikan melalui sistem Enomatic, yang memungkinkan untuk pasangan yang sempurna.

Dengan pelatihan dari Culinary Institute of America yang bergengsi dan bimbingan para chef ikonik seperti Jean-Georges Vongerichten, Charlie Palmer, dan Wolfgang Puck, keahlian Chef Antonishek tidak bisa diragukan lagi. Chef Antonishek membawa bakat kreatifnya sendiri untuk memadukan cita rasa Mediterania dan Indonesia ke dalam simfoni kombinasi yang tak terduga namun harmonis, mengubah setiap hidangan di di Mare menjadi sebuah mahakarya.

Mendapatkan penghargaan sebagai salah satu “Chef Hotel Terbaik di Amerika” dari James Beard Foundation, Chef Antonishek membawa bakatnya yang luar biasa untuk meningkatkan pengalaman bersantap di di Mare yang telah meraih banyak penghargaan.

#Breaking Boundaries

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading