Sukses

Lifestyle

Unik dan Viral, Ritual Makan 12 Anggur di Bawah Meja saat Tahun Baru

Fimela.com, Jakarta - Setiap pergantian tahun, berbagai negara memiliki tradisi unik untuk menyambut awal yang baru. Salah satu ritual yang belakangan ramai diperbincangkan, terutama di media sosial, adalah tradisi makan 12 anggur di bawah meja saat Tahun Baru. Ritual ini dipercaya dapat membawa keberuntungan, khususnya dalam urusan cinta. Namun, dari mana asal tradisi ini dan apa makna di baliknya?

Asal-Usul Tradisi 12 Anggu

rTradisi makan 12 anggur saat malam Tahun Baru berasal dari Spanyol dan dikenal dengan nama Las Doce Uvas de la Suerte atau “dua belas anggur keberuntungan”. Dalam tradisi aslinya, seseorang memakan satu butir anggur setiap kali lonceng berdentang sebanyak 12 kali tepat tengah malam, yang melambangkan 12 bulan dalam satu tahun.

Setiap anggur dipercaya membawa harapan dan keberuntungan untuk masing-masing bulan. Jika semua anggur berhasil dimakan tepat waktu, maka tahun yang akan datang diyakini akan berjalan dengan lancar.

Makna Makan Anggur di Bawah Meja

Versi modern dari tradisi ini mengalami adaptasi, terutama di kalangan anak muda. Makan 12 anggur di bawah meja dipercaya secara simbolis dapat menarik energi cinta, jodoh, atau hubungan romantis yang lebih baik di tahun baru.

Berlindung di bawah meja dianggap sebagai simbol:

Fokus pada harapan pribadi

Menarik energi positif secara lebih intim

Memisahkan diri sejenak dari keramaian untuk “memanggil” cinta

Meski tidak memiliki dasar ilmiah, ritual ini dijalani dengan penuh keyakinan dan niat baik.

Mengapa Anggur?

Anggur sejak lama melambangkan:

Kemakmuran

Kesuburan

Kebahagiaan

Kelimpahan

Dalam banyak budaya, buah anggur dianggap sebagai simbol kehidupan dan keberuntungan, sehingga cocok digunakan dalam ritual pergantian tahun.

Ritual Populer di Era Media Sosial

Popularitas makan anggur di bawah meja meningkat pesat karena media sosial, terutama lewat video pendek dan unggahan pengalaman pribadi. Banyak orang membagikan cerita tentang keberhasilan menemukan pasangan setelah melakukan ritual ini, meskipun hal tersebut lebih bersifat kepercayaan personal daripada bukti nyata.

Namun, justru di situlah daya tariknya—ritual ini dilakukan dengan cara yang menyenangkan, penuh harapan, dan tanpa unsur berbahaya.

Antara Tradisi dan Hiburan

Pada akhirnya, tradisi makan 12 anggur di bawah meja lebih tepat dipandang sebagai:

Bentuk ekspresi harapan di awal tahun

Cara seru merayakan Tahun BaruSimbol optimisme terhadap masa depan, terutama soal cinta

Keberhasilan cinta tentu tetap bergantung pada usaha, komunikasi, dan kesiapan diri, bukan semata ritual simbolis.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading