Fimela.com, Jakarta - Trik membawa baju di tas tanpa kusut penting diketahui agar pakaian tetap rapi selama perjalanan. Selain menghemat ruang, cara ini juga membuat baju lebih siap dipakai saat tiba di tujuan.
Sering kali pakaian menjadi kusut karena cara melipat atau menyusunnya kurang tepat. Padahal, trik membawa baju di tas tanpa kusut bisa dilakukan dengan langkah sederhana sebelum berangkat.
Pakaian yang tetap rapi tentu membuat perjalanan terasa lebih praktis. Dengan menerapkan trik membawa baju di tas tanpa kusut, Anda tidak perlu repot menyetrika ulang saat sampai di tempat tujuan.
Advertisement
Berikut Fimela.com merangkum dari berbagai sumber tentang trik membawa baju di tas tanpa kusut, Selasa (21/7/2026).
Advertisement
1. Gulung Pakaian agar Lebih Rapi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302812/original/020947900_1784607685-Gulung_Pakaian_agar_Lebih_Rapi.jpeg)
Menggulung pakaian menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko kusut sekaligus menghemat ruang di dalam tas. Teknik ini cocok digunakan untuk kaus, celana jins, pakaian olahraga, pakaian tidur, hingga pakaian dalam.
Caranya, bentangkan pakaian di permukaan datar, lipat bagian lengan atau sisi kain ke dalam, lalu gulung secara rapat dari bawah ke atas. Gulungan yang rapi akan menjaga pakaian tetap pada posisinya selama perjalanan sehingga tidak mudah bergeser atau membentuk lipatan yang dalam.
2. Gunakan Teknik Bundle Packing untuk Pakaian Formal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302813/original/076939600_1784607685-Gunakan_Teknik_Bundle_Packing.jpeg)
Untuk pakaian yang mudah kusut, seperti kemeja, blazer, gaun, atau blus, sebaiknya gunakan teknik bundle packing. Metode ini dilakukan dengan menyusun pakaian secara bertumpuk, kemudian membungkusnya menjadi satu bundel agar tidak muncul lipatan tajam. Cara ini membantu menjaga bentuk pakaian tetap rapi dan mengurangi tekanan pada kain. Teknik bundle packing juga cocok digunakan saat membawa pakaian formal untuk acara penting atau perjalanan dinas.
Advertisement
3. Manfaatkan Kertas Tisu dan Packing Cube
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302814/original/019714500_1784607686-Manfaatkan_Kertas_Tisu.jpeg)
Meletakkan selembar kertas tisu di antara lipatan pakaian dapat membantu mengurangi gesekan yang menjadi penyebab utama kerutan, terutama pada bahan yang halus seperti katun ringan, blus, atau kemeja. Selain itu, gunakan packing cube untuk mengelompokkan pakaian berdasarkan jenis atau kebutuhan. Organizer ini membuat isi tas lebih teratur, menjaga pakaian tetap pada tempatnya, sekaligus memudahkan Anda mengambil barang tanpa harus membongkar seluruh isi tas.
4. Pilih Bahan Pakaian yang Tidak Mudah Kusut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302815/original/062390400_1784607686-Pilih_Bahan_Pakaian_yang_Tidak_Mudah_Kusut.jpeg)
Jenis kain juga berpengaruh terhadap kondisi pakaian setelah sampai di tujuan. Jika memungkinkan, pilih pakaian berbahan poliester, spandeks, nilon, wol, atau rajutan karena lebih tahan terhadap lipatan selama perjalanan. Sebaliknya, bahan seperti linen tipis, katun 100 persen, sutra, dan rayon cenderung lebih mudah kusut sehingga memerlukan penanganan ekstra atau perlu disetrika kembali sebelum digunakan.
Advertisement
5. Hindari Mengisi Tas Terlalu Penuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302816/original/008729000_1784607687-Hindari_Mengisi_Tas_Terlalu_Penuh.jpeg)
Tas atau koper yang terlalu penuh akan memberikan tekanan berlebih pada pakaian sehingga memicu terbentuknya lipatan yang sulit dihilangkan. Sebaiknya bawa pakaian sesuai kebutuhan dan sisakan sedikit ruang agar isi tas tidak saling menekan. Penataan yang lebih longgar juga membuat pakaian tetap rapi serta memudahkan Anda mencari barang selama perjalanan tanpa harus mengacak-acak seluruh isi tas.
6. Pastikan Pakaian Bersih dan Kering Sebelum Dikemas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302817/original/045476800_1784607687-pakaian_kering.jpeg)
Sebelum memasukkan pakaian ke dalam tas, pastikan semuanya sudah dicuci dan benar-benar kering. Pakaian yang masih lembap lebih mudah kusut saat tertekan oleh barang lain, bahkan berisiko menimbulkan bau apek jika disimpan terlalu lama. Dengan memastikan pakaian dalam kondisi bersih dan kering, hasil lipatan atau gulungan akan tetap rapi sehingga pakaian siap dipakai setibanya di tempat tujuan.
Advertisement
Kesalahan ketika Membawa Baju di Tas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302818/original/091132500_1784607687-baju.jpeg)
1. Melipat Pakaian Secara Asal
Melipat pakaian tanpa teknik yang tepat menjadi salah satu penyebab utama baju mudah kusut saat berada di dalam tas. Sebaiknya lipat atau gulung pakaian dengan rapi agar tekanan pada kain lebih merata dan lipatan tidak terlalu dalam.
2. Mengisi Tas Terlalu Penuh
Memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam tas atau koper akan membuat isinya saling menekan. Akibatnya, pakaian menjadi lebih mudah kusut dan sulit kembali rapi meski sudah dikeluarkan dari tas.
3. Mencampur Semua Barang dalam Satu Ruang
Menyatukan pakaian dengan sepatu, perlengkapan mandi, atau aksesori tanpa pemisah dapat membuat isi tas berantakan. Selain meningkatkan risiko pakaian kusut, cara ini juga berpotensi membuat pakaian terkena noda atau bau dari barang lain.
4. Mengemas Pakaian yang Masih Lembap
Pakaian yang belum benar-benar kering sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke dalam tas. Selain mudah kusut, kondisi lembap dapat memicu bau apek, jamur, bahkan membuat pakaian lain ikut lembap selama perjalanan.
5. Membawa Terlalu Banyak Pakaian yang Mudah Kusut
Bahan seperti linen, katun murni, sutra, dan rayon lebih rentan berkerut saat disimpan di dalam tas. Jika harus membawanya, gunakan teknik bundle packing, lapisi dengan kertas tisu, atau simpan di dalam garment bag agar tetap rapi.
6. Tidak Menggunakan Organizer atau Packing Cube
Membiarkan pakaian tersusun tanpa organizer membuatnya mudah bergeser ketika tas dibawa atau dipindahkan. Penggunaan packing cube membantu menjaga pakaian tetap pada tempatnya, membuat isi tas lebih teratur, sekaligus memudahkan Anda menemukan barang tanpa harus membongkar seluruh isi tas.
Pertanyaan Seputar Trik Membawa Baju di Tas Tanpa Kusut
Bagaimana cara membawa baju di tas agar tidak mudah kusut?
Salah satu cara yang efektif adalah menggulung pakaian atau menggunakan teknik bundle packing, terutama untuk pakaian formal. Selain itu, susun pakaian dengan rapi, gunakan packing cube, dan hindari mengisi tas terlalu penuh agar pakaian tidak tertekan selama perjalanan.
Apakah semua jenis pakaian bisa digulung saat dikemas?
Tidak. Teknik menggulung lebih cocok untuk pakaian kasual seperti kaus, celana jins, pakaian olahraga, dan pakaian dalam. Sementara itu, kemeja, blazer, gaun, atau pakaian berbahan halus lebih disarankan menggunakan teknik bundle packing agar tidak mudah kusut.
Mengapa pakaian tetap kusut meski sudah dilipat dengan rapi?
Pakaian bisa tetap kusut karena tas atau koper terlalu penuh, bahan kain mudah berkerut, atau pakaian bergeser selama perjalanan. Selain cara melipat, pemilihan bahan pakaian dan penataan barang di dalam tas juga memengaruhi kondisi pakaian saat tiba di tujuan.
Apakah packing cube benar-benar membantu menjaga pakaian tetap rapi?
Ya. Packing cube membantu mengelompokkan pakaian sesuai jenisnya sehingga susunannya tetap rapi dan tidak mudah bergeser. Selain menjaga pakaian tetap teratur, organizer ini juga memudahkan Anda mengambil barang tanpa membongkar seluruh isi tas.
Apa jenis bahan pakaian yang tidak mudah kusut saat dibawa bepergian?
Pakaian berbahan poliester, spandeks, nilon, wol, atau kain rajut umumnya lebih tahan kusut selama perjalanan. Sebaliknya, bahan seperti linen, katun murni, sutra, dan rayon lebih mudah berkerut sehingga memerlukan penataan yang lebih hati-hati atau perlu disetrika kembali sebelum digunakan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302811/original/069097100_1784607684-HL_Lipat_Baju.jpg)
![Winter aespa tampil dengan gaya preppy saat berada di Inggris. Tampilan bernuansa tailored ini dipakai sang idola untuk hangout hingga nonton Wimbledon 2026 [@imwinter]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/YOr8jP2H9dm3NlNeupf-i-5gXv4=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296943/original/065949800_1784036128-collage-1784035133605.jpg)
![Front row Dior Haute Couture Autumn/Winter 2026-2027 kembali dipenuhi para fashion icon dunia. Ada siapa saja? [Dior]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/qb1SRJCAODNmF_oCw3CR56oyDLw=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289747/original/052529500_1783414650-collage-1783413322774.jpg)
![Jelang show Dior Fall/Winter 2026/27 Haute Couture, sederet artis mulai bertolak ke ibu kota Prancis. Mereka tampil dengan gaya airport look yang berkarakter. Nama-nama seperti Han So Hee, MINGYU SEVENTEEN, dan Kimberley Anne Woltemas pun langsung mencuri perhatian. [Dior]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/ooZtsfPwb2ikY8PTRbAs23R49Mw=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288669/original/027698200_1783329915-collage-1783328260364.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9260755/original/082623900_1783156930-SnapInsta.to_730313311_18598397518048953_9079615723723074964_n.jpg)
![Jonathan Anderson pamerkan koleksi menswear pertamanya dengan gaya aristokrat Eropa. Peragaan busana di Paris Men's Fashion Week disaksikan oleh para Dior Boy yang mencuri perhatian [Dior]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/5j8vtqrzi6IiKyGl5NFe5WivJUQ=/84x0:3509x3425/200x200/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529268/original/095000500_1782461046-collage-1782459816093.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5016123/original/021769800_1732182521-IMG-20241121-WA0033.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302688/original/017724000_1784602578-SnapInsta.to_750288442_18613629991027968_8106128867815355440_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302305/original/047479300_1784539854-Ini_Alasan_Mary_Jane_Sporty_Jadi_It_Shoes_Favorit_Anak_Muda_ala_Shopee_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301807/original/043764000_1784519574-000_C2LK2ZN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301677/original/001963300_1784512368-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_8.05.15_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
![Staycation yang dikemas secara kreatif akan memperkuat ikatan emosional bersama anak. [Dok/Pexels.com/Micah Eleazar].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/jfrAvSsGA_Vx6yc0_1deRA3GU5Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7737925/original/016472200_1780544463-pexels-micahways-10498601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256412/original/010386300_1750236587-sensual-photo-cute-little-girl-people-walks-outside-woman-brown-coat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8964587/original/077614900_1782978033-IMG_1846.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562566/original/083037000_1776832876-2148454494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9168686/original/052028100_1783089795-SnapInsta.to_731390804_18633683221028089_4612980540689131065_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111127/original/006590700_1783059947-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_13.21.44__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537481/original/061504900_1774424944-pexels-polina-tankilevitch-3735155.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6928406/original/044133000_1779698635-young-activists-preparing-action.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038631/original/060126900_1653984049-humphrey-muleba-xy3iffqI4L0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4771065/original/068235200_1710317271-IMG_1701.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303377/original/015084600_1784627917-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_16.47.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303099/original/035878100_1784618740-162730.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302950/original/051455000_1784614386-IMG_2357__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4848389/original/091602900_1717115992-man-looking-his-girlfriend-while-hiding-rose-his-back.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303363/original/081860100_1784627693-3a8a35df-04e2-486b-ba26-b58884726f7b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302348/original/003167100_1784542159-FTI00076.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111884/original/063852100_1738068911-Wanita_pemberani.jpg)