Sukses

Lifestyle

Tidak Cuma Lukisan, Ini yang Bisa Ditemukan di Art Jakarta 2026

Fimela.com, Jakarta - Art fair sering kali identik dengan deretan lukisan yang dipajang di dalam galeri. Namun, pengalaman tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan apa yang akan ditemui di Art Jakarta 2026. Tahun ini, perhelatan seni tersebut kembali menghadirkan berbagai bentuk karya dan proyek kreatif yang membuat pengalaman menikmati seni terasa lebih beragam.

Art Jakarta 2026 akan menghadirkan 75 galeri dari berbagai wilayah Asia. Selain karya yang dibawa oleh galeri, Art Jakarta juga menghadirkan presentasi dari kolektif seniman, institusi, hingga komunitas. Konsep tersebut membuat pengunjung tidak hanya datang untuk melihat karya seni dalam format yang sudah familiar, tetapi juga dapat mengenal berbagai praktik kreatif yang berkembang di kawasan Asia. Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah Art Jakarta Scene. Program ini menjadi ruang bagi kolektif seniman, art merchandise, craft studios, dan proyek independen untuk berinteraksi langsung dengan publik seni. Pada edisi 2026, Scene menghadirkan 39 presentasi dari berbagai kreator dan komunitas.

Art Jakarta Scene juga memperlihatkan bahwa karya kreatif tidak selalu hadir dalam bentuk lukisan yang dipajang di dinding. Ada pula produk seni, kerajinan, publikasi, hingga proyek yang lahir dari komunitas kreatif. Dengan format tersebut, pengunjung dapat melihat bagaimana seni berkembang melalui berbagai medium dan pendekatan. Bagi pengunjung yang mungkin belum terlalu akrab dengan dunia seni kontemporer, keberagaman ini juga bisa menjadi cara yang lebih santai untuk mengeksplorasi seni. Tidak harus langsung memahami sebuah lukisan secara mendalam, pengalaman bisa dimulai dari melihat objek, instalasi, produk kreatif, atau proyek yang terasa dekat dengan keseharian.

Jelajahi Art Jakarta Scene, dari Craft hingga Art Merchandise

Kalau biasanya menikmati seni dilakukan dengan melihat karya di galeri, Art Jakarta Scene menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda. Bagian ini dibuat sebagai ruang bagi artist collectives, art merchandise, craft studios, dan independent projects untuk bertemu langsung dengan publik. Art Jakarta menyebut Scene sebagai salah satu platform yang mendukung komunitas kreatif, termasuk yang berasal dari luar kawasan Jakarta.

Pada Art Jakarta 2026, Scene menghadirkan 39 presentasi. Daftar pesertanya pun datang dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Malang, Surabaya, Bogor, hingga Payakumbuh. Kehadiran kreator dari berbagai daerah tersebut membuat ruang ini terasa seperti gambaran kecil dari beragam aktivitas seni dan kreatif yang berkembang di Indonesia. Yang ditawarkan juga cukup beragam. Pengunjung dapat menemukan art merchandise, craft, hingga proyek independen dari para kreator. Beberapa peserta yang tercantum dalam Art Jakarta Scene 2026 antara lain Art Jakarta Store, artmeru dari Malang, BWP Value dari Yogyakarta, Choo Piercings dari Jakarta, Fufini Art Microcement dari Bandung, hingga Studio A dari Bogor.

Format seperti ini membuat seni terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sebuah karya tidak selalu harus hadir dalam bentuk lukisan besar atau patung monumental. Ada pula karya yang diwujudkan melalui benda, material, desain, kerajinan, maupun merchandise yang tetap membawa identitas kreatornya. Karena itu, Art Jakarta Scene bisa menjadi salah satu area yang menarik untuk dieksplorasi ketika mengunjungi Art Jakarta 2026. Selain melihat karya, pengunjung juga dapat mengenal komunitas dan kreator yang berada di balik berbagai proyek tersebut.

Tidak Hanya Galeri, Ada Instalasi hingga Art Fair dari Berbagai Daerah

Eksplorasi seni di Art Jakarta 2026 juga dapat dilanjutkan melalui berbagai program yang berada di luar area galeri utama. Salah satunya adalah Art Jakarta Spot, ruang yang digunakan untuk menghadirkan presentasi khusus dari galeri peserta. Program ini dapat menampilkan medium seperti instalasi, patung, hingga presentasi new media dalam area yang lebih terbuka. Kehadiran instalasi dan karya tiga dimensi memberikan pengalaman visual yang berbeda dibandingkan ketika menikmati karya dua dimensi di dinding. Pengunjung dapat melihat karya dalam ruang yang lebih luas dan mengamati bagaimana seniman memanfaatkan bentuk, material, maupun lingkungan di sekitarnya.

Art Jakarta 2026 juga membawa program AJ Scope yang berada dalam naungan MTN Market. Program ini mempertemukan sejumlah art fair dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam jumpa pers Art Jakarta 2026 pada 17 September, Artistic Director Art Jakarta Enin Supriyanto menjelaskan bahwa AJ Scope dibuat untuk menggabungkan kelompok art fair dari berbagai daerah dengan karakter masing-masing. Beberapa yang terlibat antara lain Mini Art Malang, Artist Art Fair dari Pekanbaru, ART HEY dari Banyumas, Maa Ledungga dari Gorontalo, Hello Goodbye Photo Market dari Bekasi, serta Watercolor Art Fair dari Yogyakarta. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa ekosistem seni Indonesia tidak hanya berpusat di Jakarta, tetapi juga berkembang melalui berbagai skena di daerah.

Dengan banyaknya pilihan tersebut, Art Jakarta 2026 menawarkan cara menikmati seni yang lebih luas. Pengunjung bisa melihat karya dari galeri Asia, mampir ke kolektif kreatif, menikmati instalasi, hingga mengenal art fair dari berbagai daerah. Jadi, kalau selama ini art fair terasa identik dengan lukisan, Art Jakarta 2026 bisa menjadi kesempatan untuk melihat bahwa dunia seni punya bentuk dan cerita yang jauh lebih beragam.

Penulis: Najwa Maulidina

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading