Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernahkah kamu menyadari ada orang yang hampir selalu memilih sandal daripada sepatu? Kebiasaan ini ternyata bisa berkaitan dengan ciri-ciri orang yang lebih nyaman memakai sandal daripada sepatu, meski pilihan alas kaki tidak selalu mencerminkan kepribadian seseorang secara pasti.
Bagi sebagian orang, sandal terasa lebih nyaman, praktis, dan mudah digunakan dalam berbagai aktivitas. Ada pula yang memang lebih menyukai gaya kasual dan tidak ingin terlalu terikat dengan aturan berpakaian.
Lantas, apa saja karakter yang sering dikaitkan dengan kebiasaan memilih sandal? Yuk, simak sembilan karakter yang mungkin terlihat dari gaya hidup para pencinta sandal, dirangkum Fimela.com dari berbagai sumber Kamis (1/10/2026).
Advertisement
Advertisement
1. Sangat Menghargai Kepraktisan Hidup
Orang yang gemar memakai sandal biasanya tidak suka membuang-buang waktu untuk hal-hal yang dianggap ribet atau terlalu mendetail. Mengikat tali sepatu yang panjang atau harus memasang kaus kaki terasa seperti rutinitas membosankan yang hanya memperlambat langkah mereka saat ingin segera keluar rumah menikmati hari.
Bagi mereka, kemudahan "tinggal selop dan jalan" adalah sebuah kemewahan hidup yang hakiki. Kepraktisan ini tidak hanya berhenti pada urusan berbusana, melainkan sering kali menular ke aspek kehidupan lainnya, di mana mereka cenderung mengambil keputusan dengan cepat, efisien, dan tanpa berbelit-belit.
2. Berjiwa Santai dan Tidak Suka Dikekang
Keterikatan pada sepatu tertutup sering kali dianalogikan dengan aturan formal yang kaku, dan hal ini sangat bertolak belakang dengan jiwa mereka yang bebas. Karakter mereka umumnya sangat santai (laid-back), mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, dan jarang membesar-besarkan masalah sepele yang terjadi di sekitarnya.
Sandal memberikan sensasi kebebasan fisik bagi kulit kaki untuk bernapas, yang secara psikologis merepresentasikan keinginan batin mereka untuk hidup bebas tekanan. Mereka tidak suka diatur oleh ekspektasi atau paksaan sosial yang mengekang, dan lebih memilih menjalani aktivitas dengan ritme tenang mereka sendiri.
Advertisement
3. Memiliki Kepercayaan Diri yang Tinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362644/original/097625500_1790825764-a98d4f16-f097-46d6-87ec-29a790ba3c90.jpg)
Mengenakan sandal ke tempat-tempat publik yang umumnya didominasi oleh pemakai sepatu, seperti pusat perbelanjaan elit atau restoran, membutuhkan tingkat kepercayaan diri ekstra. Mereka sama sekali tidak peduli dengan pandangan menghakimi atau komentar orang asing mengenai penampilan kasual mereka yang mencolok.
Sahabat Fimela akan melihat bahwa mereka selalu memancarkan aura nyaman dengan diri mereka sendiri (comfortable in their own skin). Standar penampilan bagi pencinta sandal tidak pernah didikte oleh tren runway fesyen yang sedang viral, melainkan murni dari apa yang membuat hati dan tubuh mereka merasa nyaman.
4. Mengutamakan Kenyamanan Fisik di Atas Segalanya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3194510/original/063370300_1596082158-tim-foster-cYqxZS-moEc-unsplash.jpg)
Bagi para pencinta sandal sejati, apalah arti sebuah fesyen yang trendi dan hype jika akhirnya hanya akan menyiksa fisik. Mereka sangat anti terhadap sepatu hak tinggi yang membuat betis pegal linu atau sepatu sneakers sempit yang membuat jari-jari kaki lecet, kapalan, dan berkeringat hebat.
Prinsip hidup mereka amat sangat sederhana: tubuh yang bebas melangkah akan menghasilkan mood yang baik sepanjang hari. Mereka bahkan rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli sandal jepit atau selop berbahan ergonomis premium asalkan alas tersebut bisa menopang lengkungan kaki mereka dengan paripurna.
Advertisement
5. Punya Jiwa Petualang yang Spontan
Orang dengan kebiasaan memakai alas kaki terbuka sering kali adalah tipe individu yang spontan dan selalu siap diajak pergi ke mana saja tanpa persiapan panjang. Mau diajak berlarian di pantai, blusukan ke pasar tradisional, atau sekadar hangout mendadak di tengah malam, mereka selalu siap sedia berangkat.
Sandal sangat mendukung tingkat mobilitas yang super fleksibel, terutama saat mereka harus menghadapi medan jalan yang basah atau harus melepas alas kaki dengan cepat. Kesederhanaan inilah yang membuat mereka menjadi teman perjalanan yang sangat asyik, santai, dan pastinya sama sekali tidak merepotkan kelompok.
6. Kurang Menyukai Aturan Berpakaian Formal
Undangan acara yang mencantumkan dress code formal paripurna dan wajib sepatu tertutup adalah musuh terbesar bagi kenyamanan mereka. Mereka sering kali merasa terintimidasi, canggung, atau merasa tidak menjadi diri sendiri saat dipaksa mengenakan pantofel kulit atau sepatu berujung runcing yang kaku.
Karena dorongan hati tersebut, mereka biasanya lebih tertarik berkecimpung di industri kreatif, bekerja lepas (freelance), atau membangun bisnis sendiri di mana mereka bisa leluasa menentukan gaya berpakaian harian. Kebebasan dalam berbusana ternyata berdampak langsung pada kelancaran arus kreativitas dan produktivitas kerja mereka.
Advertisement
7. Cenderung Bersikap Terbuka dan Ramah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362645/original/003944700_1790825765-1f7bfbb8-7526-4d2b-b226-e7872ba5f693.jpg)
Walau tidak bisa dipukul rata untuk semua orang, banyak pemakai sandal setia yang memancarkan aura hangat, bersahabat, dan sangat mudah diajak bertukar cerita. Gaya busana mereka yang tidak mengintimidasi membuat orang lain merasa lebih santai untuk memulai percakapan tanpa terhalang sekat status sosial.
Alas kaki yang serba terbuka seolah menjadi metafora dari kepribadian mereka yang juga transparan, jujur, dan berpandangan luas (open-minded). Mereka bukan tipe orang yang suka bersembunyi di balik topeng kesempurnaan atau sibuk berpura-pura menjadi sosok arogan di depan lingkungan pertemanannya.
8. Sensitif Terhadap Cuaca Gerah (Mudah Berkeringat)
Jika ditelisik dari sudut pandang fisiologis medis, ada alasan sangat spesifik mengapa seseorang amat menghindari sepatu tertutup. Banyak dari mereka yang ternyata memiliki kelenjar keringat lebih aktif di area telapak kaki, sehingga memakai sepatu dalam waktu lama akan menimbulkan rasa lembap dan panas yang menyiksa.
Memilih memakai sandal adalah solusi kesehatan alami bagi mereka untuk mencegah masalah bau kaki atau infeksi jamur kulit yang gatal. Sirkulasi udara bebas yang lancar membuat mereka bisa melangkah dengan lebih tenang tanpa harus waswas kaki mereka akan terasa basah lengket di tengah-tengah acara penting.
Advertisement
9. Memiliki Pola Pikir di Luar Kebiasaan (Out of the Box)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362646/original/010491900_1790825765-a0b1f345-1fa8-408e-adbd-f2732d925748.jpg)
Berani tampil sangat kasual dan beda di tengah keramaian mayoritas menunjukkan bahwa mereka memiliki pola pikir yang tidak konvensional. Mereka tidak merasa punya kewajiban untuk mengikuti arus utama (mainstream) hanya agar bisa diterima, membaur, atau dipuji oleh masyarakat luas.
Keunikan cara pandang ini sering kali memicu lahirnya ide-ide segar dan brilian saat mereka dihadapkan pada sebuah permasalahan pelik. Saat orang lain sibuk memikirkan protokol birokrasi atau cara-cara kaku, mereka langsung mengambil jalan pintas yang efektif, persis seperti cara cerdik mereka dalam memilih alas kaki harian.
Tanya Jawab Singkat Seputar Pemakai Sandal
1. Apakah memakai sandal setiap hari baik untuk postur kesehatan kaki?
Tergantung jenis sandalnya. Memakai sandal jepit yang sangat datar tanpa bantalan (arch support) setiap hari bisa memicu nyeri tumit dan radang plantar fasciitis, sehingga disarankan memilih sandal ergonomis.
2. Kenapa ada orang yang tetap keras kepala memakai sandal meski cuaca sedang hujan atau dingin?
Hal ini kembali pada faktor kenyamanan mutlak; bagi mereka, membiarkan kaki basah di luar jauh lebih bisa ditolerir dan cepat kering dibandingkan kaki harus terendam lembap di dalam sepatu yang kebasahan.
3. Apakah kebiasaan memakai alas kaki terbuka menandakan seseorang pemalas?
Tentu saja tidak. Mereka murni hanya menghargai kepraktisan yang ditawarkan sandal. Etos kerja, kecerdasan, dan produktivitas seseorang sama sekali tidak bisa diukur dari jenis alas kaki yang dipakainya.
4. Bolehkah memaksakan diri memakai sandal kasual ke area perkantoran?
Sangat bergantung pada budaya tempat kerja. Di lingkungan startup teknologi atau agensi kreatif hal ini sering dimaklumi, namun di ranah korporat dan pemerintahan, sepatu tertutup mutlak dibutuhkan demi etika profesional.
5. Bahan sandal seperti apa yang paling awet untuk menemani rutinitas harian?
Sandal berbahan kulit asli atau campuran karet poliuretan berkualitas tinggi adalah pilihan terbaik. Pastikan alasnya memiliki kontur yang mengikuti lekuk anatomis telapak kaki serta memiliki tali penyangga punggung kaki yang pas.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362643/original/091514700_1790825764-656b7f70-eb05-47a5-8d19-040a4164b983.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4812625/original/047453500_1714032458-IMG_2196.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362608/original/047179800_1790823818-46364.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362521/original/005038600_1790819103-01fb1d6a-69c5-4394-b83a-356bcd0867a5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4688991/original/054855500_1702789688-nulis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1615408/original/065319800_1496726188-purewow.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111187/original/023809800_1783063078-IMG_1258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7241807/original/019116900_1780027083-front-view-woman-kid-relaxing-home_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355085/original/000866700_1790072683-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_5.11.09_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362721/original/000399500_1790827976-1001363930.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362730/original/097901200_1790828258-Screenshot_2026-10-01_at_10.17.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362656/original/051169300_1790827182-IMG_5132.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362598/original/005849600_1790823696-IMG_5144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362529/original/099760700_1790819644-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_08.13.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295636/original/019443400_1783935300-IMG_1294.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362850/original/048809100_1790832635-library_upload_24_2026_10_1280x720_vidio-disney_e524aed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295627/original/051919600_1783934857-pexels-mac-mullins-1319876-9503821.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362852/original/007536100_1790832812-KV_MASTER_LANDSCAPE_VIDIO_x_DISNEY__2026_WITH_IP.jpg)