Fimela.com, Jakarta - Ciri teman yang hanya mencari keuntungan dari pertemanan sering sulit dikenali karena sikapnya bisa terasa ramah dan akrab di permukaan. Baru setelah beberapa waktu, pola menghubungi hanya saat butuh dan menghilang ketika tidak ada keperluan mulai terlihat.
Melansir dari Verywell Mind, pertemanan yang timpang ditandai dengan satu pihak yang terus memberi, sementara pihak lain lebih banyak menerima. Dalam buku Give and Take (2013), psikolog sekaligus profesor manajemen Wharton School, Adam Grant, menyebut orang bertipe taker sebagai mereka yang ingin mendapat lebih banyak daripada yang diberikan.
Sahabat Fimela perlu peka agar tidak terus menguras tenaga dan perasaan untuk hubungan yang tidak seimbang. Berikut ciri-ciri yang perlu dikenali, dampaknya, dan cara menyikapinya.
Advertisement
Advertisement
Mengapa Pertemanan Perlu Terasa Seimbang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4553795/original/056087200_1693192901-omar-lopez-770jbAj_wvQ-unsplash_1_.jpg)
Pertemanan yang sehat bukan berarti selalu sama rata setiap saat. Ada masa ketika satu pihak lebih banyak membutuhkan bantuan karena sedang kesulitan. Menurut Healthline, dalam pertemanan yang sehat, keadaan ini biasanya akan seimbang dengan sendirinya dari waktu ke waktu.
Masalah muncul ketika ketimpangan itu berlangsung terus-menerus. Dalam pertemanan satu arah, menurut Healthline, waktu, tenaga, dan komunikasi untuk menjaga hubungan umumnya hanya ditanggung satu orang. Di sinilah pertemanan mulai terasa melelahkan.
Memahami Tipe Taker, Giver, dan Matcher
Adam Grant membagi cara orang bertukar kebaikan menjadi tiga gaya: taker, giver, dan matcher. Dalam bukunya, ia menjelaskan taker cenderung berfokus pada diri sendiri dan menilai apa yang bisa diberikan orang lain kepadanya. Giver justru lebih memperhatikan apa yang dibutuhkan orang lain, sedangkan matcher berusaha menjaga keseimbangan dengan prinsip adil.
Grant juga menegaskan bahwa sangat sedikit orang yang benar-benar murni taker atau giver. Artinya, Sahabat Fimela tidak perlu langsung menghakimi teman hanya karena satu dua kejadian. Yang perlu dilihat adalah kecenderungan yang berulang. Gaya ini tidak soal jumlah uang atau hadiah, melainkan sikap dan tindakan terhadap orang lain.
Ciri-Ciri Teman yang Hanya Mencari Keuntungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368349/original/041315500_1791429937-pexels-karola-g-6134954.jpg)
1. Hanya Menghubungi Saat Membutuhkan Sesuatu
Ini ciri yang paling sering disebut para ahli. Verywell Mind menyebut salah satu tanda pertemanan satu arah adalah teman yang hanya menghubungi ketika membutuhkan waktu, dukungan, atau sumber daya. Bentuknya bisa berupa pinjaman uang, tumpangan, bantuan tugas, atau teman bercerita.
Sahabat Fimela boleh membantu teman, tetapi perhatikan pola. Jika pesan baru datang setiap kali ada keperluan dan sepi di waktu lain, itu patut dicermati.
2. Selalu Kamu yang Memulai dan Merencanakan Pertemuan
Pertemanan yang seimbang biasanya ditandai dengan saling mengajak. Pada pertemanan timpang, menurut Healthline, Anda selalu menjadi pihak yang menghubungi lebih dulu. Teman hanya mau datang jika Anda yang mengatur waktu dan tempat.
Jika Anda berhenti memulai dan hubungan itu langsung sepi, mungkin ada ketimpangan usaha di dalamnya.
3. Menghilang Saat Kamu Membutuhkan Dukungan
Teman yang tulus akan hadir di masa sulit. Menurut Verywell Mind, salah satu tanda pertemanan satu arah adalah teman yang selalu ada untuk Anda saat membutuhkan, tetapi tidak muncul ketika giliran Anda memerlukan dukungan.
Platform kesehatan Calm menyebut orang yang memperlakukan pertemanan seperti transaksi cenderung hadir saat menguntungkan dan menjauh begitu kebutuhannya terpenuhi.
4. Percakapan Selalu Berpusat pada Dirinya
Menurut Healthline, dalam pertemanan satu arah, sebagian besar obrolan berputar pada kebutuhan dan minat teman. Layanan konseling daring Regain menambahkan, tanda lainnya adalah teman yang memotong ketika Anda bercerita atau tidak pernah menanyakan kabar hidup Anda.
Saat cerita Anda selalu dialihkan kembali ke dirinya, perhatian dalam hubungan tersebut sedang tidak seimbang.
5. Tidak Ikut Senang atas Pencapaianmu
Teman yang tulus ikut bahagia saat Anda berhasil. Sebaliknya, neuropsikolog Sanam Hafeez dalam wawancara yang dimuat AOL menyebut salah satu tanda pertemanan satu arah adalah teman yang tidak benar-benar senang ketika Anda mencapai sesuatu. Verywell Mind juga menyebut reaksi yang muncul kadang berupa sikap acuh atau iri.
6. Menjanjikan Banyak Hal, tetapi Tidak Menepati
Healthline menjelaskan bahwa teman kadang sesekali melakukan sesuatu yang meyakinkan Anda tentang komitmennya, tetapi tidak menindaklanjutinya. Janji mau membantu atau datang ke acara Anda terus diulang tanpa pernah terwujud.
Pola semacam ini patut dicatat, terutama jika sudah terjadi berulang kali.
7. Hanya Mau Bertemu Saat Situasinya Nyaman bagi Dirinya
Talkspace menyebut teman yang memanfaatkan sering hanya mau bertemu ketika waktunya cocok baginya, bahkan memperlakukan Anda seperti suruhan. Memberi bantuan itu wajar, tetapi menjadi tidak sehat bila Anda terus diminta menyesuaikan diri tanpa pernah dibalas.
8. Membuat Kamu Merasa Bersalah Ketika Menolak
Menurut Talkspace, teman yang terus mengabaikan kebutuhan Anda atau menekan Anda mengambil keputusan tertentu termasuk tanda pertemanan yang perlu dinilai ulang. Penolakan Anda dijawab dengan bujukan, rayuan, atau kalimat yang membuat Anda merasa bersalah.
9. Muncul Saat Untung, Menghilang Setelah Mendapat yang Diinginkan
Ini bentuk paling jelas dari pertemanan transaksional. Calm menggambarkannya sebagai orang yang datang ketika ada manfaat dan lenyap setelah mendapat yang dibutuhkan. Hubungan dengan teman seperti ini terasa hangat ketika ada kepentingan dan dingin ketika tidak ada.
Advertisement
Perbedaan Teman Tulus dan Teman yang Mencari Untung
Tabel berikut membantu Sahabat Fimela membandingkan kedua pola berdasarkan ciri yang dibahas para ahli di atas.
| Hal yang Diamati | Teman yang Tulus | Teman yang Hanya Mencari Untung |
|---|---|---|
| Alasan menghubungi | Ingin tahu kabar dan berbagi cerita | Muncul ketika butuh bantuan |
| Inisiatif mengajak | Bergantian memulai | Menunggu Anda yang memulai |
| Saat Anda kesulitan | Berusaha hadir dan mendengarkan | Menghilang atau sibuk |
| Saat Anda berhasil | Ikut senang | Acuh atau iri |
| Saat Anda menolak | Menghargai batasan | Membujuk atau membuat Anda merasa bersalah |
Mengapa Pola Ini Bisa Terjadi
Tidak semua pertemanan timpang berarti temannya berniat jahat. Healthline mencatat bahwa teman bisa saja sedang menghadapi masalah yang belum sanggup diceritakan sehingga tidak sadar Anda merasa kurang didukung. Rula, penyedia layanan kesehatan mental, juga menyebut pertemanan bisa terasa timpang ketika salah satu pihak sedang berjuang dengan kondisi fisik atau mentalnya.
Namun, jika pola ini berlangsung lama dan tidak berubah meski sudah dibicarakan, ada kemungkinan teman memang lebih mementingkan keuntungan sendiri. Dalam kerangka Adam Grant, orang bertipe taker memang cenderung berfokus pada apa yang bisa mereka peroleh dari orang lain, sedangkan giver lebih memperhatikan kebutuhan orang lain.
Dampak Pertemanan yang Timpang bagi Perasaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4817823/original/031533900_1714478938-pexels-cottonbro-studio-6963307.jpg)
Menurut Verywell Mind, pada pertemanan satu arah pihak lain mendapat manfaat, sedangkan Anda memperoleh sedikit atau tidak sama sekali. Lama-kelamaan Anda bisa merasa terkuras. Talkspace menyebut pola yang berlangsung terus-menerus dapat menguras energi emosional.
Dampak lainnya bisa meluas ke hubungan lain. Verywell Mind mengingatkan bahwa hubungan satu arah berisiko memengaruhi relasi Anda dengan orang lain, misalnya karena waktu dan tenaga habis untuk satu orang. Jika perasaan tertekan ini terus mengganggu, Sahabat Fimela bisa berbicara dengan psikolog atau konselor.
Advertisement
Cara Menyikapi Teman yang Hanya Mencari Keuntungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4817827/original/014691700_1714478954-pexels-shvets-production-7176319.jpg)
Amati Polanya Terlebih Dahulu
Healthline menyarankan Anda mencermati titik di mana pertemanan terasa timpang sebelum bertindak. Catat apakah hal itu terjadi sesekali atau hampir selalu. Satu atau dua kali tidak membuktikan apa pun, tetapi pola yang berulang perlu diperhatikan.
Bicarakan dengan Jujur dan Tenang
Verywell Mind menyarankan Anda menyampaikan perasaan kepada teman dan mengusulkan cara agar hubungan lebih baik. Gunakan kalimat dari sudut pandang Anda, misalnya, "Belakangan ini aku merasa selalu jadi yang menghubungi duluan." Cara ini terdengar tidak menyalahkan dan memberi teman kesempatan menjelaskan.
Tetapkan Batasan yang Jelas
Calm menyebut respons teman yang defensif, meremehkan, atau membuat Anda merasa bersalah dapat memberi kejelasan bahwa hubungan itu tidak sehat. Sahabat Fimela berhak mengatakan tidak. Kurangi bantuan yang menguras tenaga dan tetap bersikap sopan.
Alihkan Energi ke Teman yang Saling Mendukung
Calm menyarankan energi yang biasanya habis untuk memikirkan teman yang tidak membalas dialihkan kepada teman yang memang menanyakan kabar atau kegiatan yang menenangkan. Menurut Rula, bila ketimpangan terjadi dalam waktu lama, Anda bisa mempertimbangkan untuk berbicara terus terang atau mengakhiri hubungan tersebut.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ciri-Ciri Teman yang Hanya Mencari Keuntungan
1. Apa ciri teman yang hanya mencari keuntungan dari pertemanan?
Ciri yang paling sering disebut adalah hanya menghubungi saat butuh sesuatu, tidak pernah memulai ajakan, menghilang ketika Anda perlu dukungan, dan tidak ikut senang atas pencapaian Anda.
2. Apakah teman yang sesekali meminta tolong berarti memanfaatkan?
Tidak selalu. Menurut Healthline, dalam pertemanan sehat bantuan biasanya saling bergantian dari waktu ke waktu. Yang perlu diwaspadai adalah pola yang terus berulang tanpa timbal balik.
3. Apa bedanya teman yang sedang kesulitan dan teman yang memanfaatkan?
Teman yang sedang kesulitan masih menunjukkan kepedulian dan mau menjelaskan keadaannya, sedangkan teman yang memanfaatkan hanya hadir ketika ada kebutuhan dan menghilang setelahnya.
4. Bagaimana cara berbicara dengan teman yang terasa memanfaatkan?
Sampaikan perasaan dari sudut pandang Anda dengan tenang, misalnya bahwa Anda merasa selalu menjadi pihak yang memulai, lalu lihat bagaimana ia menanggapinya.
5. Haruskah langsung mengakhiri pertemanan?
Tidak harus. Mulailah dengan mengamati pola dan berbicara jujur. Jika ketimpangan berlangsung lama dan tidak berubah, Anda boleh mempertimbangkan untuk menjaga jarak atau mengakhiri hubungan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368348/original/022349900_1791429937-pexels-a-darmel-6643733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3590281/original/029206000_1633154880-melissa-askew-a1n1yPxHoIM-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182626/original/059251100_1744097998-Mengkritik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3609987/original/000048700_1634888393-pexels-photo-206409.jpeg)
![Menolak ajakan nongkrong bukan berarti kamu teman yang buruk. Ketahui cara menyampaikannya dengan sopan tanpa menimbulkan rasa canggung. [Dok/Pexels.com/SHVETS production].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/DiR6YJ99Z-ReXR3bVOYKaOLj1Kk=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309078/original/028465200_1785218360-pexels-shvets-production-7516245.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299601/original/072774500_1784267595-IMG_2114.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368886/original/056432400_1791452396-Urban_Delivery_Riders_in_Traffic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368868/original/095408700_1791451605-IMG_20261008_133610_183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344511/original/029472800_1757487499-IMG_9096.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368801/original/009441200_1791448998-IMG_0137.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354156/original/048490300_1758197970-ce599bca-044e-465a-8bab-241711fb2e65.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368997/original/098587400_1791456398-DANCOW_Indonesia_Cerdas_Season_2_-_Penyerahan_Penghargaan__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256361/original/034254300_1781154652-pexels-nano-erdozain-120534369-29538429.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368899/original/084336800_1791452852-2668648.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368857/original/053918400_1791450847-MAIN_KV_-_VIDIO_X_RENTAL1920X1080.jpg)