Sukses

Parenting

Nyeri payudara dan kram perut tanda kehamilan, benarkah?

Fimela.com, Jakarta Telat datang bulan selama berhar-hari dan payudara terasa nyeri bahkan perut kram? Apakah program kehamilan yang dilakukan menuai keberhasilan dan janin di kandungan mulai tumbuh serta berkembang?

Sindrom menjelang haid (PMS) dan tanda hamil muda memang mirip. Kemiripan tersebut mulai dari kondisi di mana payudara mengencang dan terlihat semakin besar, punggung sakit hingga kram perut bahkan terdapat bercak darah dari organ intim.

Melansir dari laman hellosehat.com, tanda kehamilan bisa dilihat dari beberapa hal. Meski hampir mirip dengan PMS atau awal haid, tanda awal kehamilan memiliki perbedaan cukup signifikan jika dibandingkan dengan awal haid. Tanda kehamilan tersebut bisa dilihat dari payudara dan perut.

Sebagai tanda kehamilan payudara akan lebih sensitif, terasa sakit dan keras saat disentuh. Payudara juga terasa semakin padat dan lebih berat. Biasanya, pembengkakan ini bisa terjadi selama 2 minggu bahkan lebih. Tidak sedikit wanita hamil yang mengalami nyeri payudara selama kehamilan mereka.

Selanjutnya, sama seperti seperti tanda menstruasi, tanda kehamilan juga bisa dilihat dari adanya kram perut. Jika sebelum menstruasi kram perut akan dirasakan kurang lebih selama 48 jam dengan kram yang sangat nyeri, kram perut sebagai tanda kehamilan hanya terjadi beberapa saat dan cukup ringan. Banyak perempuan yang mengungkapkan jika kram perut tanda kehamilan rasanya hanya seperti dicubit atau ditarik.

Tanda kehamilan juga bisa ditunjukkan dengan risiko pusing, mual dan perasaan tidak nyaman. Meski begitu, perlu kita tahu jika nyeri payudara dan kram perut tidak serta merta sebagai tanda kehamilan. Dalam beberapa kasus, perempuan yang mengalami nyeri payudara dan kram perut layaknya tanda kehamilan justru mengalami menstruasi setelahnya.

Untuk mengetahui lebih jelas apakah kita hamil atau tidak, pastikan untuk melakukan tes kehamilan dan memeriksakan kondisi kesehatan di bidan atau dokter terdekat.

Loading