Sukses

FimelaMom

Benarkah Telur Asin Baik untuk Ibu Hamil? Simak Penjelasannya

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, selama kehamilan, asupan nutrisi menjadi hal penting yang perlu diperhatikan demi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Tak jarang, ibu hamil mengidam makanan tertentu, termasuk telur asin yang dikenal gurih dan menggugah selera. Namun, muncul pertanyaan, benarkah telur asin aman dan baik dikonsumsi oleh ibu hamil?

Telur asin memang memiliki kandungan gizi, tetapi juga menyimpan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Agar tidak salah konsumsi, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Kandungan Gizi Telur Asin

Telur asin memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap untuk mendukung kebutuhan tubuh, terutama bagi ibu hamil. Protein dan asam amino di dalamnya berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh serta perkembangan janin. Selain itu, mineral seperti zat besi, fosfor, dan kalsium membantu menjaga kesehatan tulang dan darah agar tetap optimal.

Tak hanya itu, telur asin juga mengandung lemak sehat yang dapat menjadi sumber energi harian. Dengan porsi yang tepat, makanan ini bisa menjadi tambahan gizi yang bermanfaat dalam menu sehari-hari. Namun, konsumsi berlebihan perlu dihindari karena kadar garamnya cukup tinggi dan bisa berdampak pada kesehatan ibu hamil.

Risiko Konsumsi Berlebihan

Meski bergizi, telur asin memiliki kadar garam (natrium) yang sangat tinggi. menurut WHO, batas asupan natrium untuk orang dewasa termasuk ibu hamil adalah tidak lebih dari 2000 mg per-hari (setara kurang lebih 5 gram). Jika terlalu banyak, risiko yang bisa muncul antara lain:

  • Hipertensi dalam kehamilan atau preeklampsia.
  • Pembengkakan tubuh akibat retensi cairan.
  • Gangguan kesehatan janin bila tekanan darah ibu tidak terkontrol.

Tips Aman Mengonsumsi Telur Asin Saat Hamil

Sahabat Fimela, disarankan membatasi konsumsi telur asin, misalnya tidak setiap hari dan dalam porsi kecil. Imbangi dengan makanan bergizi lain seperti sayur, buah, dan sumber protein rendah garam. Jika memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau pembengkakan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Memilih telur asin berkualitas dan mengolahnya dengan cara sehat, seperti direbus tanpa tambahan garam, juga menjadi langkah bijak untuk mengurangi risiko.

Telur asin sebenarnya boleh dikonsumsi oleh ibu hamil asalkan tidak berlebihan. Kandungan proteinnya bermanfaat, namun kadar garam yang tinggi membuat konsumsinya perlu dibatasi. Semoga informasi ini membantu Sahabat Fimela lebih bijak dalam memilih asupan makanan selama kehamilan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading