Sukses

FimelaMom

Rahasia Sukses Menyusui: 7 Persiapan Penting yang Wajib Diketahui Ibu Baru

ringkasan

  • Persiapan menyusui yang matang, meliputi edukasi dan dukungan, sangat krusial untuk memastikan keberhasilan proses menyusui bagi ibu dan bayi.
  • Manfaat menyusui sangat luas, mencakup nutrisi optimal, perlindungan dari penyakit bagi bayi, serta penurunan risiko kesehatan dan penguatan ikatan emosional bagi ibu.
  • Langkah-langkah penting seperti kontak kulit ke kulit segera setelah lahir dan menyusui dini secara teratur merupakan fondasi kuat untuk membangun pasokan ASI yang baik.

Fimela.com, Jakarta - Menyusui adalah cara alami yang luar biasa untuk memberikan nutrisi optimal kepada bayi. Namun, keberhasilan proses ini seringkali bergantung pada persiapan yang matang, pemahaman yang mendalam, serta dukungan yang kuat. Meskipun menyusui adalah proses biologis alami, hal ini bisa menjadi tantangan dan memerlukan kurva pembelajaran bagi ibu dan bayi.

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi sempurna yang mendukung perkembangan otak dan kesehatan jangka panjang bayi secara signifikan. ASI melindungi bayi dari berbagai penyakit dan infeksi, termasuk mengurangi risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) hingga 64%. Bayi yang disusui juga memiliki risiko lebih rendah terhadap kondisi seperti asma, infeksi telinga, masalah pernapasan, dan gangguan pencernaan.

Tidak hanya untuk bayi, menyusui juga memberikan segudang manfaat bagi ibu. Menyusui dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, serta kanker payudara dan ovarium. Kontak fisik yang erat selama menyusui menciptakan ikatan emosional khusus yang mendalam antara ibu dan bayi, memperkuat hubungan mereka.

Pentingnya Persiapan Menyusui yang Komprehensif

Persiapan yang dilakukan sebelum melahirkan dapat membuka jalan bagi pengalaman menyusui yang lebih lancar dan tidak terlalu membuat stres. Hal ini membantu ibu dan bayi merasa lebih nyaman serta siap menghadapi fase penting ini. Banyak ibu berhenti menyusui lebih cepat dari yang diinginkan karena masalah pasokan ASI atau perlekatan yang kurang tepat, padahal masalah ini bisa diatasi dengan persiapan sejak dini.

Manfaat ASI bagi bayi sangatlah vital. ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan, termasuk protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan zat kekebalan tubuh. Kandungan antibodi dalam ASI membantu melindungi bayi dari berbagai penyakit seperti diare, sembelit, infeksi telinga, infeksi saluran pernapasan, hingga alergi. Penelitian juga mengaitkan menyusui dengan skor IQ yang lebih tinggi pada anak.

Sementara itu, bagi Sahabat Fimela, menyusui dapat membantu tubuh membakar kalori, yang mendukung penurunan berat badan setelah melahirkan. Hormon oksitosin yang dilepaskan saat menyusui membantu rahim berkontraksi kembali ke ukuran semula dan mengurangi risiko perdarahan pasca persalinan. Menyusui juga dapat berfungsi sebagai kontrasepsi alami dan menunda menstruasi.

Edukasi dan Membangun Sistem Pendukung yang Kuat

Edukasi adalah kunci utama dalam persiapan menyusui. Sahabat Fimela dapat mengikuti kelas menyusui, baik secara langsung maupun daring, untuk mempelajari dasar-dasar seperti cara memegang bayi, mendapatkan pelekatan yang baik, dan mengatasi tantangan umum. Membaca buku atau sumber daya online terkemuka juga dapat memberikan informasi penting mengenai tanda-tanda lapar bayi, posisi menyusui yang benar, serta produksi ASI yang didasarkan pada konsep permintaan dan penawaran.

Pelekatan yang tepat adalah fondasi keberhasilan menyusui, memastikan bayi menyusu secara efisien sambil mencegah masalah nyeri seperti puting lecet. Penting juga untuk memahami tentang kolostrum, susu pertama yang kaya nutrisi dan sudah diproduksi payudara sebelum bayi lahir.

Membangun sistem pendukung sangat krusial. Bicarakan rencana menyusui Anda dengan dokter atau OB-GYN, dan pertimbangkan untuk menjadwalkan konsultasi prenatal dengan konsultan laktasi bersertifikat internasional (IBCLC). Melibatkan pasangan, keluarga, dan teman sejak awal dapat memastikan mereka memberikan dukungan dan dorongan yang diperlukan. Bergabung dengan kelompok dukungan menyusui juga dapat menjadi sumber kekuatan yang besar.

Persiapan Fisik dan Mental Ibu Sebelum Melahirkan

Tidak ada persiapan fisik khusus yang rumit untuk payudara atau puting sebelum melahirkan; payudara akan beradaptasi secara alami. Namun, fokus pada diet sehat dan hidrasi selama kehamilan sangat penting. Konsumsi makanan kaya nutrisi seperti biji-bijian utuh, protein, sayuran hijau, dan makanan tinggi omega-3 untuk mendukung produksi ASI. Tetap terhidrasi dengan banyak minum air putih juga sangat penting.

Membuat rencana kelahiran yang mendukung menyusui juga merupakan langkah proaktif. Sertakan keinginan untuk menyusui segera setelah lahir, kontak kulit ke kulit, dan menghindari dot atau formula kecuali ada indikasi medis. Siapkan area menyusui yang nyaman di rumah dengan segala kebutuhan di dekatnya, seperti kursi yang mendukung, air minum, camilan, dan kain sendawa.

Menyiapkan perlengkapan menyusui esensial seperti bra menyusui, bantal menyusui, dan pompa ASI dapat membuat perbedaan besar. Diskusikan dengan OB-GYN atau konsultan laktasi mengenai ekspresi tangan antenatal kolostrum pada minggu-minggu terakhir kehamilan (setelah 37 minggu) jika dirasa bermanfaat.

Langkah Krusial Segera Setelah Melahirkan

Langkah-langkah yang diambil segera setelah melahirkan sangat penting untuk memulai menyusui dengan baik. Jika ibu dan bayi sehat, lakukan kontak kulit ke kulit sesegera mungkin setelah melahirkan. Kontak kulit ke kulit membantu bayi menemukan jalan ke puting ibu, memicu hormon untuk produksi ASI, dan menenangkan bayi. Ini bahkan dapat dilakukan setelah operasi caesar.

Menyusui dini dan sering sangat membantu membangun pasokan ASI. Dorong bayi untuk menyusu setidaknya 8 hingga 12 kali dalam 24 jam, mengikuti isyarat lapar bayi. Hindari penggunaan dot, air gula, atau formula di rumah sakit kecuali ada indikasi medis yang jelas.

Manfaatkan dukungan di rumah sakit. Minta bantuan konsultan laktasi jika Anda mengalami kesulitan dengan pelekatan atau memiliki kekhawatiran lainnya. Minta agar bayi Anda room-in (tetap bersama Anda) sepanjang hari dan malam di rumah sakit. Ini akan membantu Anda mempelajari isyarat menyusui bayi dan menyusui lebih sering.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading