Sukses

Parenting

Balita Terlahir Tanpa Hidung Akan Melakukan Operasi Pembentukan Hidung

Apakah Anda pernah mendengar kondisi Arhinia? Arhinia adalah kondisi di mana seseorang terlahir tanpa hidung. Meski tak memiliki hidung, orang-orang yang mengalami kondisi ini masih bisa bersin, menderita batuk ataupun pilek. Tapi sayang, Arhinia menjadikan seseorang kurang peka terhadap bau.

Dilansir dari laman dailymail.co.uk, seorang balita 2 tahun bernama Tessa Evans adalah seorang anak wanita yang terlahir tanpa hidung. Balita manis asal Maghera, Irlandia ini dikabarkan akan menjalani operasi implan dan pembentukan hidung untuk yang pertama kali di dunia.

Tessa dam kedua orang tuanya | Photo: Copyright dailymail.co.uk

Dalam sejarah medis, Arhinia adalah kondisi yang sangat langka di mana hanya terdapat 47 kasus selama ini. Sekarang, gadis balita ini baru saja menjalani operasi perintis agar dirinya bisa mendapatkan hidung seperti orang lain pada umumnya. Sedangkan untuk mendapatkan hasil dari implan hidung secara keseluruhan akan diperoleh ketika Tessa telah mencapai usia remaja.

Bagi orang tua Tessa yakni Tessa Grainne (31) dan Nathan Evans (33), membiarkan buah hatinya yang masih balita menjalani operasi adalah keputusan yang cukup sulit. Satu sisi orang tua ingin yang terbaik bagi buah hatinya, tapi satu sisi lain ia merasa kasihan ketika buah hatinya harus berurusan dengan operasi bedah dan rumah sakit.

Grainne dan Nathan mengatakan "Kami akhirnya memutuskan untuk melakukan hal ini dan berharap yang terbaik bagi putri kami. Prosedur ini adalah kesempatan secara bertahap untuk mengubah penampilannya dan menormalkan wajahnya seperti orang-orang pada umumnya."

Prosedur operasi implan yang dilakukan pada Tessa | Photo: Copyright dailymail.co.uk

Operasi ini adalah operasi pertama yang bisa membuat seseorang memiliki pertumbuhan hidung seperti orang lain pada umumnya. Berkat keputusan dari orang tua Tessa, bayi lain dengan Arhinia di Inggris juga akan melakukan operasi yang sama demi mendapatkan hidung.

Dalam sebuah operasi yang dilakukan di Rumah Sakit Great Ormond, London, ahli bedah plastik Jonathan Britto menggunakan printer 3D untuk membuat sketsa model tengkorak Tessa. Dengan sketsa ini, dokter bisa memantau perkembangan hidung balita 2 tahun tersebut.

Tessa bersama keluarga | Photo: Copyright dailymail.co.uk

Untuk memastikan hidung tumbuh dengan baik, Tessa harus menjalani operasi di setiap beberapa tahun sekali. Wah, menarik ya Ladies. Semoga operasi ini berjalan lancar dan aman untuk tumbuh kembang Tessa. Semoga operasi ini juga bisa membuat Tessa bisa memiliki hidung seperti orang-orang pada umumnya.



(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading