Sukses

Parenting

Penyakit Kulit pada Bayi

Memang ya Moms, kulit si kecil sangat amat sensitif, bahkan ketika bersentuhan dengan benda di sekitarnya. Itulah mengapa bedak, sabun, shampo dan minyak bayi diproduksi berbeda dengan kebutuhan orang dewasa.

Oleh sebab itu, penting bagi Moms untuk mengetahui kondisi kulit sensitif si kecil termasuk berbagai penyakit yang menyertainya. Laman noormuslima.com membantu Anda dengan berbagi pengetahuan seputar penyakit kulit yang biasanya terjadi pada bayi.

Ruam popok, misalnya, terjadi di daerah sekitar pantat karena penggunaan popok yang terlalu lama. Jadi, Moms mesti rajin ganti popok adik ya. Jangan sampai terlambat karena bisa membuat kulitnya gatal dan infeksi.

Selanjutnya, ada eksim susu. Penyakit ini berupa memerahnya kulit di sekitar mulut akibat tumpahan air susu yang tidak segera dibersihkan. Di samping itu, milia atau kondisi kulit wajah bayi berubah seperti mutiara kering akibat sekresi kelenjar minyak, juga lazim dijumpai pada bayi yang kurang mendapat perawatan.

Laman tipsanak.com melansir keterangan ahli medis, dr. Ari Muhandari Ardhie, SpKK., yang menjelaskan penyakit kulit bisa dipicu karena gangguan hormon, alergi, pigmentasi, serta gangguan dan atau kelainan sistem kulit lain. Di smaping itu, bakteri, virus dan jamur juga menjadi pemicu umum penyakit ini.

Untuk penyakit kulit yang disebabkan virus, cacar air adalah contoh yang umum dijumpai. Dalam ilmu medis, virus yang bertanggung jawab disebut Varicella Zoster Virus (VZV).

Contoh penyakit kulit umum dan sering menipu adalah infeksi jamur yang biasa muncul di lipatan kulit bayi. Infeksi ini menipu karena sering mengecoh Moms dengan dikira biang keringat. Bila diberi salep anti biang keringat, infeksi jamur justru akan bertambah subur.

Oleh: Asizah

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading