Sukses

Parenting

Cara Penanganan Penyakit Kuning Pada Bayi

Penyakit kuning menjadi salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Tapi, apakah penyakit kuning cukup dibiarkan saja sampai sembuh dengan sendirinya? Tentu tidak.

Penyakit kuning biasanya muncul 2-3 hari setelah bayi lahir, dimana kemungkinan bayi masih dirawat di rumah sakit. Otomatis, dokter yang merawat akan segera memberikan perawatan jika bayi menderita penyakit kuning.

Penyakit yang disebabkan tingginya kadar bilirubin atau pigmen warna kuning ini menyebabkan mata dan kulit menguning. Penyakit kuning ada yang tergolong ringan dan ada yang perlu penanganan khusus.

Untuk penyakit kuning ringan cara penanganannya cukup dengan memberikan susu lebih sering agar peningkatan kadar bilirubin bisa dikeluarkan lewat pup adik bayi. Untuk bayi yang minum ASI sebaiknya disusui 8-12 kali sehari. Sedangkan yang minum susu formula sebaiknya minum 30-60 ml setiap 2-3 jam selama seminggu pertama.

Untuk penyakit kuning yang agak serius, mayoclinic.com menyebutkan ada 3 cara penanganan untuk menurunkan kadar bilirubinnya:

1. Terapi cahaya (phototherapy)
Bayi akan ditempatkan dibawah sinar khusus dengan cahaya spektrum biru-hijau, tapi bukan sinar ultraviolet, yang bisa mengubah bentuk dan struktur molekul bilirubin yang bisa dikeluarkan lewat urin dan pupnya.

2. Intravenous Immunoglobulin (IVlg)
Penyakit kuning bisa juga terjadi akibat perbedaan golongan darah bayi dengan ibu. Dengan memberikan immunoglobulin, protein dalam darah yang menurunkan kadar antibodi, bisa meredakan penyakit kuning.

3. Transfusi darah
Kalau penyakit kuning masih belum teratasi dengan cara diatas, transfusi darah perlu dilakukan, walaupun sangat jarang terjadi.

Agit Diyanita

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading