Sukses

Parenting

Menopause Tetap Lanjut Bercinta, Mengapa Tidak?

Menopause bukanlah akhir dari kegiatan bercinta Anda, Ladies. Menopause adalah masa di mana seorang wanita tidak lagi ovulasi, sehingga tidak terjadi menstruasi. Kondisi fisik ini disebabkan karena berkurangnya produksi hormon esterogen pada wanita.

Dijelaskan dalam ogfkumj-menopause.blogspot.com, Berkurangnya hormon ini membuat seorang wanita juga mengalami berkurangnya hasrat untuk bercinta, Ladies. Kondisi Miss V yang lebih kering dari biasanya membuat kegiatan bercinta menjadi tidak nyaman. Namun, seperti dilansir dalam merdeka.com, Anda dapat mencoba hal-hal berikut untuk meningkatkan kualitas bercinta Anda meskipun sudah menopause.

Tambah waktu untuk Foreplay
Bagi wanita yang sudah memasuki masa menopause, kondisi miss. V yang sudah mulai mengering akan membuat rasa tidak nyaman bahkan sakit ketika bercinta. Jika Anda mau bersabar, cobalah untuk lebih lama melakukan foreplay agar pelumas yang tersedia cukup untuk kegiatan malam ini.

Suplemen hormon
Ladies, seperti apapun kondisi Anda, mengonsumsi suplemen hormon untuk Anda yang sudah menopause sangat tidak dianjurkan. Hal ini dikarenakan dapat membuat ketergantungan.

Terapi Seks
Cara lain untuk meningkatkan kualitas bercinta Anda dengan kekasih meski sudah menopause adalah dengan cara mengikuti terapi seks. Meski terdengar Aneh, namun praktik terapi seks sudah banyak dijumpai lho, Ladies.

So Ladies, meskipun menopause adalah tanda perubahan fisik seorang wanita, namun 70- 80 persen wanita yang sudah memasuki fase menopause tidak mengalami hambatan yang berarti dalam kegiatan bercintanya. Jadi jangan merasa takut ya Ladies.

Oleh: Larasati Zuhro

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading