Sukses

Parenting

Mengenal Gaya Doggy Style (Bagian 1)

Ladies, bosan dengan kata doggy style? Setelah mendengar gayanya, bagi sebagian besar orang, bisa langsung dibayangkan dengan jelas bagaimana ilustrasi dan cara melakukannya. Namun, pernahkah Anda mencari lebih dalam tentang gaya yang disebut efektif meraih G-spot ini? Sofeminine.co.uk punya jawabannya untuk Anda.

1. Sejarah singkat
Gaya ini dilakukan sudah sejak berabad-abad yang lalu. Asal kata doggy sendiri dari kata dog yang berarti anjing. Saat melakukan gaya ini, Si Wanita menahan tubuhnya dengan kedua tangannya dan dua lututnya sehingga disebut mirip anjing.

Tidak seharusnya sejarah penamaannya menyebabkan kurang peminat. Justru gaya ini banyak menjadi obyek fantasi, utamanya laki-laki meski tetap ada peluang wanita yang memiliki fantasi untuk bercinta dengan gaya seperti ini.

2. Teknik
Sepintas, gaya ini tidak menyenangkan bagi Si Wanita maupun Si Pria, karena tidak ada saling menatap mata, ciuman yang bergairah dan kontak seluruh tubuh seperti misionaris. Pasangan yang melakukannya adalah Si Wanita yang berposisi merangkak dan Si Pria berdiri di atas kedua lututnya dan melakukan penetrasi dari belakang seperti kebanyakan mamalia berkaki empat melakukannya.

3. Sensasi
Yang dirasakan Si Wanita bisa bervariasi karena gaya ini memudahkan Si Pria menggunakan angle yang diinginkan untuk menstimulasi Miss V pada bagian manapun. Misal, bila ingin fokus pada G-spot, Si Pria bisa menusuk dari atas ke bawah. Bila ingin menstimulasi dinding samping Miss V, Si Pria juga bisa mengarahkannya dengan mudah.

Nah Ladies, penasaran dengan gaya tersebut? Pembahasan kita masih belum berakhir di sini. Pastikan Anda tidak melewatkan bagian kedua untuk melengkapi wawasan Anda mengenai gaya ini. So, stay tuned.

Oleh : A. Gusti Efendy

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    Loading