Sukses

Parenting

Cara Ketahui Ciri Air Ketuban Pecah: Tes pH

Ladies, tahukah kalau ada beberapa ciri air ketuban yang bisa digunakan untuk menentukan apakah air ketuban yang ada di dalam kandungan Ladies ini normal atau tidak?

Nah, seperti yang kita tahu nih, Ladies, air ketuban normalnya akan memiliki warna yang bening sampai dengan kekuningan. Selain itu, air ketuban yang normal dan sehat, tidak akan menimbulkan bau. Bahkan, ada yang mengatakan kalau air ketuban ini mengeluarkan aroma yang harum lho, Ladies.

Sedangkan untuk kuantitasnya sendiri, sangat bervariasi tergantung dari usia kehamilannya sendiri. Nah, selain warna, bau, dan juga kuantitasnya, pH air ketuban ini ternyata adalah salah satu ciri penting dari air ketuban.

Lalu, pertanyaan berikutnya, bagaimana cara menentukan pH ini, Ladies?

Melansir ulang dari healthline.com, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengukur pH cairan ketuban ini adalah dengan menggunakan tes nitrazine atau uji kertas lakmus.

Nah, tes netrazine ini dilakukan dengan mengambil sedikit cairan vagina dengan menggunakan kapas steril, sebanyak satu atau dua tetes. Lalu cairan ini diteteskan di atas kertas strip yang peka terhadap perubahan pH.

Setelah diteteskan, maka reaksi kimia akan terjadi, dan warna kertas strip ini akan berubah, yang akan menunjukkan pH dari cairan vagina. Jika pH yang ditunjukkan lebih dari 6,5, maka bisa dipastikan kalau selaput ketuban kita pecah, Ladies.

Nah, kalau begitu, untuk mendeteksi apakah selaput ketuban kita pecah atau tidak, tes nitrazine ini bisa sangat berguna ya, Ladies.

Oleh: Septia Ningrum

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading