Sukses

Parenting

Kenali Tanda dan Gejala Penyakit Cacar Ular

Ladies, pasti sebagian besar orang masih terasa asing mendengar penyakit cacar ular. Padahal sebenarnya penyakit cacar ular ini merupakan herpes zoster. Penyakit ini disebabkan oleh reaktivasi Varicella Zoster Virus (VZV). Pada anak-anak atau remaja, VZV menyebabkan penyakit Varicella atau cacar air, namun virus ini tidak seluruhnya hilang dari tubuh setelah penderita sembuh dari cacar air, namun akan dorman di saraf, sehingga pada suatu saat (penurunan daya tahan tubuh, stres psikologis, penuaan, menderita penyakit dan mejalani pengobatan tertentu) dapat aktif kembali dan terjadilah herpes zoster.

Perlu Anda ketahui, bahwa penyakit cacar ular ini tanda dan gejala yang timbul cukup khas, seperti dijelaskan pada situs mayoclinic.org, yaitu demam disertai timbulnya gelembung bernanah yang bergerombol di satu daerah kulit (biasanya di daerah dada atau perut, walaupun dapat juga di daerah lain). Gelembung yang timbul terasa sakit dan hanya di satu sisi (bisa kiri atau kanan).

Tidak hanya itu, dilangsir pada situs rarediseases.about.com, penyakit ini dapat ditularkan langsung dari orang lain ataupun merupakan bentuk aktivasi yang lain dari infeksi cacar air sebelumnya. Cacar air yang telah sembuh, ternyata sebagian kecil virus tidak mati tetapi berdiam di dalam tubuh dan apabila sewaktu-waktu aktif kembali maka akan timbul cacar ular ini. Walaupun demikian, para orangtua tidak perlu terlalu cemas karena umumnya penyakit ini jarang menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Penyakit ini termasuk penyakit yang dapat sembuh sendiri (self limiting disease), dan pemberian sirup antipiretik seperti parasetamol disertai istirahat yang cukup biasanya sudah dapat menyembuhkan. Cacar ular ini cukup sering ditemukan di masyarakat sekitar 50% orang akan mengalami penyakit ini satu kali selama hidupnya.

Oleh : Ismaya Indri Astuti

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading