Sukses

Parenting

Penyebab Anak Sakit Panas: Infeksi Bakteri

Bunda, saat si kecil terkena sakit panas jangan terburu-buru memberikan obat sakit panas. Anak sakit panas kebanyakan karena terserang virus, dan pasti bisa sembuh dengan sendirinya sebab hal tersebut merupakan mekanisme tubuh untuk melawan infeksi. Maka biarlah tubuh sang anak melawan infeksi itu sendiri. Meminum obat penurun panas belum perlu karena justru akan memperlambat masa pemulihan kesehatan anak sendiri.

Tapi permasalahan, sakit panas itu tak hanya disebabkan oleh serangan virus saja, ternyata sakit panas juga bisa karena serangan bakteri. Dijelaskan pada situs kidshealth.org, ciri khas jika si kecil panas terserang bakteri adalah saat hari 1-2 tidak terlalu tinggi, tetapi hari ke 3-5 semakin tinggi. Infeksi bakteri yang harus dicurigai adalah infeksi saluran kencing, tifus, bronkitis, pnemonia atau infeksi bakteri lainnya. Dalam keadaan seperti ini, sebaiknya harus dikonsultasikan ke dokter.

Kalau memang si kecil terinfeksi bakteri, Anda harus segera membawa ke dokter dan mintalah jenis antibiotik spektrum sempit yang langsung membunuh bakteri sumber penyakit. Pemberian antibiotik tersebut sebaiknya dievaluasi setiap 3 hari sekali. Jika dalam 2-3 hari tidak ada perbaikan, sebaiknya jenis antiobiotik diganti. Untuk bayi dan balita, dosis yang tepat harus disesuaikan dengan berat badan dan kesempurnaan fungsi organnya.

Nah, hal lain yang perlu diingat juga ialah saat si kecil terserang sakit panas biarkan anak tersebut istirahat. Walaupun Anda berharap ia minum obat, tunggu saja saat ia terbangun meskipun jadwal pemberian obat penurun panas sudah berlalu. Hati-hati saat memberi obat. Pastikan dosisnya sesuai aturan di kemasan ya, Bunda.

Oleh : Ismaya Indri Astuti

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading