Sukses

Parenting

Perbedaan Anak Sakit Panas Karena Infeksi Virus atau Bakteri

Bunda, banyak orang tua yang bingung dan panik ketika mendapati buah hatinya sakit panas, dan mereka segera mungkin mengusahakan agar panasnya turun dengan berbagai cara. Padahal sakit panas sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, Anda cukup mengompres saja mungkin keesokan hari sakit panasnya akan turun.

Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diketahui orang tua mengenai anak sakit panas adalah sakit panas bukanlah penyakit utama, kondisi ini merupakan reaksi tubuh alamiah terhadap suatu penyakit. Sakit panas bisa pertanda tubuh sedang melawan infeksi karena suhu yang tinggi tersebut memperlambat pertumbuhan bakteri ataupun virus.

Perlu Anda ketahui, seperti dijelaskan pada situs dukehealth.org, anak sakita panas karena infeksi virus sebaknya 90-95, dan hanya 5-10 persen disebabkan oleh bakteri. Sakit panas dengan suhu tinggi di atas 39 derajat Celsius dan durasi yang lama di atas 3 hari lebih banyak disebabkan oleh infeksi bakteri dibanding infeksi virus.

Tidak hanya itu, sakit panas merupakan salah satu gejala khas yang menandakan adanya infeksi mikroorganisme di dalam tubuh. Jika dipicu oleh virus, infeksi itu akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari sedangkan jika dipicu oleh bakteri maka harus diberi antibiotik.

Oleh karena itu, bedakanlah gejala penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Penyakit akibat infeksi virus biasanya disertai ciri panas yang mendadak naik kemudian turun. Sebaliknya pada infeksi akibat bakteri, panas tubuh si kecil tidak turun-turun hingga beberapa hari.

Oleh : Ismaya Indri Astuti

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading