Sukses

Parenting

Hari Anak Nasional, Penuhi Asupan Air Minum untuk Perkembangan Kognitif Si Kecil

Fimela.com, Jakarta Kondisi pandemi membuat peringatan Hari Anak Nasional tahun ini harus dilewati dalam suasana yang berbeda. Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru, pemerintah menerapkan aturan bahwa sebagian besar kegiatan belajar mengajar anak masih harus dilakukan secara daring dari rumah, dan aktivitas anak-anak di luar rumah tetap perlu dibatasi demi menjaga kesehatan mereka.

Tentunya kini orangtua memerlukan strategi baru agar anak-anak tetap fokus belajar di rumah dan menjaga agar kemampuan kognitif anak tidak menurun selama periode ini. Fungsi kognitif terlibat dalam segala hal yang mungkin dilakukan manusia, mencakup semua proses untuk memahami, fokus atau konsentrasi, berpikir dan mengingat, termasuk juga untuk merasakan emosi.

Kemampuan kognitif anak ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun, tidak banyak orang tahu bahwa hidrasi sehat atau asupan air minum yang cukup dan berkualitas, merupakan salah satu faktor penting untuk perkembangan kognitif yang optimal pada anak.

“Kebutuhan air pada anak berbeda-beda. Anak usia 4-6 tahun membutuhkan kurang lebih 6 gelas (1.2L) air minum setiap hari, sementara anak usia 7-12 tahun membutuhkan kurang lebih 7 gelas (1.5L) per hari,” kata dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), M.P.H. pakar hidrasi Indonesian Hydration Working Group (IHWG).

Selain itu, untuk mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi air yang berkualitas juga merupakan hal yang penting. Air berkualitas memiliki syarat yang tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak mengandung zat berbahaya, serta mengandung mineral. Mineral seperti zinc (Zn), magnesium (Mg), Natrium (Na), dan Selenium (Se) yang dapat membantu memaksimalkan fungsi organ tubuh, serta Silika yang mengandung zat gizi guna pemeliharaan kesehatan tulang dan jaringan pada manusia, termasuk pada anak.

 

Manfaat konsumsi air minum bagi anak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan tambahan minum 200–400ml atau 1-2 gelas sebelum waktu belajar dapat meningkatkan performa siswa dalam memperkuat daya tangkap visual dan memori mereka, sehingga akan membantu proses belajar untuk meningkatkan prestasi. Namun sayang, pada kenyataannya data menunjukkan bahwa 1 dari 5 anak dan remaja di Indonesia masih belum mencukupi kebutuhan hidrasi mereka.

“Ditambah lagi selama belajar daring, tingginya frekuensi anak mengakses layar gawai otomatis mengurangi aktivitas mereka bergerak aktif dan memicu bosan. Padahal, di masa anak-anak seperti ini sangat dibutuhkan stimulasi lewat gerak aktif dan aktivitas eksplorasi kreatif untuk menunjang perkembangan kognitif secara optimal,” kata Saskhya Aulia Prima, M.Psi. psikolog anak dan Co-Founder Rumah Konsultasi Tiga Generasi.

 

AQUA ajak orangtua penuhi asupan air minum anak

Sejalan dengan tema Hari Anak Nasional oleh pemerintah tahun ini, yaitu “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Danone-AQUA menegaskan bahwa partisipasi AQUA dalam membantu orangtua menerapkan kebiasaan baik mengonsumsi air mineral pada anak, tak hanya berupa ajakan.

“Karakter-karakter yang lucu dan menarik pada AQUA Kids dapat membantu supaya minum air menjadi menyenangkan bagi anak. Dengan menyediakan botol AQUA Kids untuk mendampingi aktivitas anak, kami berharap dapat membantu orangtua mengajak anak mereka minum cukup air dan memulai kebiasaan baik,” kata Intan Ayu Kartika Brand Director Danone-AQUA.

#changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Sekarang Tidak Ada Lagi Usia Terbaik bagi Perempuan untuk Hamil
Artikel Selanjutnya
Ini 4 Tips Aman Merawat Kuku dan Kulit Bayi