Sukses

Parenting

Selalu Dipenuhi Rasa Haus, Anak Ini Mendapat Banyak Curahan Cinta dan Kasih Sayang Selama Kemoterapi

Fimela.com, Jakarta Ketika seseorang merasa haus seseorang akan langsung mengambil segelas air untuk melepaskan rasa dahaganya. Namun bagaimana jika segelas bahkan sebotol air tidak cukup untuk meredakan rasa hausnya?

Seorang anak asal California bernama Jaden sering mengalami rasa haus dan kelelahan berlebih selama setahun terakhir. Orangtuanya mengira Jaden hanya mengalami apnea tidur atau mungkin diabetes.

Pasalnya, Jaden tidak menunjukkan tanda-tanda sakit apapun. Ia masih layaknya anak seusianya yang dengan lincah mengejar bola dan aktivitas lainnya.

Dalam setahun terakhir, Jaden mulai mengalami banyak kelelahan dan sangat haus. Sampai-sampai sang ibu harus menyiapkan satu galon air perhari hanya untuk Jade.

"Awalnya kamu berpikir itu baik karena dia minum air. Sesuatu yang memang kami lakukan di rumah. Namun dia tidak bisa merasa cukup. Aku bisa mendengar dia bangun di tengah malam, dengan agresif meminum air seperti dia berada di gurun," kata sang Ibu.

 

Diagnosa dua tumor

Perilaku yang tidak wajar ini mendorong orangtuanya untuk melakukan pengujian pada Jaden. Namun akibat pandemi COVID-19, pengujian harus ditunda hingga Juli 2020.

Pada Juli 2020, Jaden akhirnya menjalani beberapa tes darah, termasuk diabetes. Namun hasilnya negatif. Pada saat itu pula, Jaden mulai mengalami penglihatan yang kabur dan tes urin abnormal. Sehingga dokter menyarankan untuk melakukan MRI pada Jaden.

"Tadinya saya masih tenang, tapi saya mohon agar bisa tinggal di ruang MRI. Saya seperti merasa harus memegang tangannya," cerita sang ibu.

Pada pertengahan Agustus, dokter memberi tahu bahwa Jaden yang masih berusia 10 tahun memiliki dua tumor non-germinomatous di otaknya. Tepatnya di dekat kelenjar pituitari. Sehingga Jaden perlu segera mendapatkan perawatan medis.

"Anda bahkan tidak bisa membayangkannya. Rasanya jiwa Anda meninggalkan tubuh dan segala sesuatunya hanya dalam dua detik. Menjadi benar-benar tidak berarti. Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan dan kesehatan anak saya," tutur sang ibu.

 

Berusaha menjaga semangat positif

Menurut Dana-Farber Cancer Institute, tumor non-germinomatous biasanya ditemukan di otak dan mengeluarkan bahan kimia ke dalam cairan tulang belakang dan aliran darah. Dengan kondisi seserius ini, Jaden membutuhkan perawatan intensif.

Kedua orangtua Jaden pun akhirnya fokus untuk menjaga semangat Jaden sehingga ia siap melakukan biopsi untuk mengetahui seberapa cepat pertumbuhan tumor di otaknya. Selama prosedur itu, Jade akan menerima saluran sentral untuk kemoterapi.

"Kami tidak ingin antisipasi atau ada ketakutan negatif untuknya karena itu tidak akan membantu. Kamu berusaha untuk menjaga semangatnya dan membuatnya bahagia menjalani prosedur yang ada," kata Joey.

Meskipun lebih mudah diucapkan, orangtua Jaden telah membantu anaknya menjaga pandangan positif. Di tengah kondisi yang terpuruk dan selalu mengalami rasa haus, Jaden justru mendapat curahan kasih sayang dan cinta yang begitu besar dari kerabat dan keluarga.

 

Mendapat banyak cinta dan kasih sayang

Mereka mengirimkan teks dan kartu. Bahkan ada yang membantu mendekorasi rumah dan menawarkan layanan untuk membuat hidup mereka lebih mudah.

"Ada begitu banyak yang terjadi dan banyak kebencian, kemarahan dan pertengkaran. Tapi ada begitu banyak cinta, kebersamaan dan kebaikan di luar sana. Itu ada dan rasanya itu semua untuk putraku saat ini," kata sang ibu.

Salah satu ahabat orangtuanya, Jihan, membuka donasi di laman GoFundMe untuk mencari bantuan pendanaan pengobatan Jaden. Dalam waktu tiga hari, laman tersebut mampu mengumpulkan dana hingga lebih dari $177ribu atau sekitar Rp250juta.

"Pencurahan cinta dan kebaikan terhadap keluarga kami adalah hal terindah yang pernah saya lihat. Itu membuat saya merinding. Putraku mengalami ini tetapi semua cinta adalah hal yang sangat kuat dan dia berkembang karenanya," tutur ayah Jaden.

Tidak ada yang pernah mengerti betapa kuatnya cinta. Kamu bisa memindahkan gunung dengan cinta. Mengetahui ada begitu banyak orang yang bersedia membantu bertarung adalah hal yang sangat kuat dan membawa perbedaan terbesar di masa sulit.

Simak video berikut ini

#changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Bukan hanya Orangtua, Menurut Para Ahli Remaja Dapat Mencegah Stunting
Artikel Selanjutnya
5 Tips Menarik Agar Anak Tertarik Mengonsumsi Bekal Makan Siang Mereka