Sukses

Parenting

5 Cara Mendidik Anak Usia Dini Mengenal Bahasa Inggris

ringkasan

  • Sangat penting untuk mendapatkan pendekatan yang tepat untuk anak-anak belajar di usia dini
  • Bernyanyi menjadi salah satu kegiatan yang dapat mempermudah belajar bahasa Inggris di usia dini

Fimela.com, Jakarta Bahasa Inggris menjadi bahasa dunia yang perlu diajarkan sejak dini kepada si kecil. Bahasa Inggris sangat dibutuhkan untuk masa depan.

Cara mendidik anak usia dini yang masih sangat kecil bisa menjadi tantangan, terutama jika lingkungannya tidak menggunakan bahasa ini sehari-hari.

Namun, melansir dari britishcouncil.org, ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan untuk cara mendidik anak usia dini beribahasa Inggris. Apa saja?

1. Bangun pemahaman ibu tentang bagaimana anak belajar

Sangat penting untuk mendapatkan pendekatan yang tepat untuk anak-anak seusia ini. Segera menyadari bahwa anak-anak belajar dan berkembang dengan kecepatan dan cara yang berbeda. Jika kita tidak memahami kelompok umur, kita bisa melakukan lebih banyak kesalahan daripada kebaikan.

Orangtua perlu memahami apa yang diharapkan dari anak-anak. Misalnya, dalam aktivitas respons fisik total, jangan biarkan mereka melompat jika mereka belum bisa menyeimbangkan satu kaki, dan jangan meminta mereka untuk menulis jika mereka tidak bisa memegang pensil.

Seperti yang diuraikan Tina Bruce dalam bukunya Pendidikan Anak Usia Dini, kita tidak dapat memisahkan pembelajaran ke dalam kompartemen dengan kelompok usia ini karena banyak hal yang terjadi. Anak-anak berkembang secara sosial, emosional, fisik dan bahasa ketika mereka mencoba memahami dunia di sekitar mereka.

Memahami hal ini penting dan membantu kita menyadari bahwa mengubah dan memadukan aktivitas adalah cara terbaik untuk membuat anak tetap termotivasi. Sebaliknya, mengharapkan anak-anak kecil untuk memperhatikan untuk waktu yang lama dalam pelajaran yang berpusat pada guru hanya menyebabkan frustrasi dan masalah perilaku. Jadi rencanakan kelas, tetapi bersiaplah untuk melepaskan dan menyesuaikan kegiatan berdasarkan kebutuhan anak-anak.

2. Pahami bagaimana permainan stimulus keingintahuan alami anak untuk belajar

 

Di tahun-tahun awal mereka, anak-anak penuh dengan keingintahuan dan ingin belajar tentang segala hal. Identifikasi apa yang menarik minat mereka. Misalnya, jika ada karakter kartun yang disukai, orangtua dapat mengarang cerita atau skenario bersama mereka menggunakan bahasa Inggris.

Apakah mereka bermain sepak bola atau melukis gambar? Apa yang mereka makan untuk makan siang - apel atau hamburger? Ada banyak kesempatan untuk memperkenalkan bahasa baru ke dalam kegiatan semacam ini, terutama karena konteks dan karakternya sudah familiar bagi anak-anak. Masing-masing dari mereka dapat memunculkan ide mereka sendiri tentang dunia di sekitar mereka, yang merangsang kreativitas.

Ini akan memberikan kesempatan dan alasan bagi anak-anak untuk mendengar, mengucapkan kata-kata baru, hingga terbiasa dengannya. Belajar melalui bermain dengan cara ini menawarkan cara yang berarti bagi anak-anak untuk bersenang-senang saat mereka belajar dan berkembang.

 

3. Bicaralah dengan anak-anak menggunakan bahasa Inggris secara rutin

Secara rutin bisa mengajak anakmu untuk memulai hari dengan bahasa Ingris, seperti good morning, tanyakan makan siang atau ada kegiatan apa menggunakan bahasa Inggris.

4. Berikan visual dari yang diajarkan

Anak kecil akan lebih mudah mengingat apapun jika divisualisasikan, misal ketika kita menyebut nama benda, namun benda tersebut tidak ada dan tidak dilihat oleh si kecil tentu si kecil akan kesulitan dalam memvisualisasikan dalam imajinasinya. oleh karena itu lebih baik tunjukkan obyek secara visual agar membantu si kecil mengingatnya.

Orangtua bisa membelikan buku gambar yang berisikan bahasa Inggris atau video-video menggunakan bahasa Inggris.

5. Bernyanyi dalam bahasa Inggris

Bernyanyi menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan si kecil. Dengan bernyanyi, anak-anak akan mudah menghafal bahasa Inggris, misalnya saja lagu baby shark.

 

#Changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Selalu Dipenuhi Rasa Haus, Anak Ini Mendapat Banyak Curahan Cinta dan Kasih Sayang Selama Kemoterapi
Artikel Selanjutnya
Bukan hanya Orangtua, Menurut Para Ahli Remaja Dapat Mencegah Stunting