Sukses

Parenting

Serunya Belajar Sejarah, Yuk Ulas Tuntas Perkembangan Roda dan Kereta Api di Indonesia

Fimela.com, Jakarta Bagi kebanyakan anak, sejarah sering dianggap topik yang membosankan. Tapi teori ini bakal terpatahkan saat menonton video interaktif dari Program Belajar dari Rumah. Yuk, ajak anak-anak untuk mengulas tuntas materi belajar untuk siswa kelas 4 dan 5 di episode 17.

Penemuan Roda pada Abad ke-4 SM

Bentuknya memang sederhana, tapi tanpa roda tentunya bakal bikin beberapa alat transportasi kesulitan untuk melaju. Sejarah roda bakal dikupas tuntas oleh Kak Maria dan Thierry yang berpetualang ke masa lampau, tepatnya 4000 SM. Awalnya, orang Mesir memanfaatkan gelondong kayu untuk menggeser bahan-bahan yang dipakai untuk membangun piramida.

Cara kerja ini dilanjutkan oleh bangsa Sumeria yang mulai membuat kereta kuda dengan 2-4 roda, bahkan kereta tempur buatan mesir dengan roda yang memiliki 6 jeruji. Roda terus mengalami perubahan hingga seorang pemilik toko alat pertanian, Charles Goodyear, punya ide untuk membuat pelapis roda berbahan karet yang kini dikenal sebagai ban mobil atau sepeda motor.

Puas mengulik sejarah roda, kali ini kakak adik yang selalu semangat belajar ini akan mengajak teman-teman di rumah untuk mempelajari akhiran. Setiap jenis tambahan yang diletakkan pada akhir kata akan memberikan arti yang baru, saat digunakan dalam suatu kalimat.

Semakin seru, di segmen kedua ini bakal ada games yang diberikan oleh Kak Maria dan Thierry. Berbekal data ukuran sepeda yang cocok untuk usia maupun tinggi anak, siswa kelas 4 bakal belajar bagaimana cara membuat diagram batang sederhana.

Kereta Api Pertama di Indonesia Dibangun di Jawa Tengah!

Tak kalah mengasyikkan, anak-anak yang duduk di bangku kelas 5 akan diajak mempelajari perkembangan kereta api di tanah air. Pembangunan rel kereta api pertama di Indonesia bertempat di Desa Kemijen, Jawa Tengah, pada 17 Juni 1864. Rute sepanjang 24 kilometer ini digunakan oleh lokomotif uap untuk menghubungkan Kota Solo-Yogyakarta.

Di tahun 1925, lokomotif listrik masuk ke Indonesia dan pertama kali digunakan di Jakarta sebagai cikal bakal KRL. Disusul oleh lokomotif diesel hidrolik pada tahun 1963 dan lokomotif diesel elektrik yang hadir di Indonesia 3 tahun kemudian, kini sistem kereta api di Indonesia semakin modern.

Selain masuknya sistem komputerisasi, sarana prasarananya pun terus bertambah. Tercatat, Indonesia kini memiliki lebih dari 540 stasiun, lebih dari 340 lokomotif, dan 6000an kilometer rel kereta api, yang sayangnya sepertiga dari total tersebut tak lagi beroperasi.

Bukan hanya napak tilas perkembangan kereta api, video pembelajaran episode 17 ini juga mengajak anak-anak untuk belajar penggunaan akhiran –i pada kata kerja dalam kalimat perintah yang diakhiri dengan tanda seru. Selain itu, Kak Agung pun juga menunjukkan cara mengolah data menjadi diagram batang serta membuat komik bertema alat transportasi sebagai proyek kreatif.

Belajar di rumah tetap seru kok, apalagi bareng program Video Belajar dari Rumah. Tonton terus tayangannya di TVRI setiap hari Senin – Jumat pada jam 10.00-10.30 WIB untuk siswa kelas 4 dan jam 10.30-11.00 WIB bagi siswa kelas 5.

(*)

;
Loading