Sukses

Parenting

3 Alasan Mengapa Orangtua Seharusnya Tidak Membiarkan Bayinya Dicium Sembarangan

Fimela.com, Jakarta Siapa sih nyang tidak gemas saat melihat bayi? Hampir semua orang pasti merasakan hal yang sama saat melihat seorang bayi mungil, ingin menggendongnya, mencubit pipinya yang menggemaskan dan menciumnya. Akan tetapi, saat memiliki seorang bayi, alangkah baiknya untuk membatasi orang lain dalam berinteraksi.

Hal ini penting terutama saat orang lain ingin menciumnya. Melakukan hal tersebut mungkin akan membuat orang di sekitar kita tersinggung, tetapi demi kebaikan buah hati kita, mengapa tidak? Berikut ini alasan mengapa orangtua sebaiknya tidak membiarkan bayi diciup sembarangan.

Menyebabkan Perpindahan Kuman

Bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan masih sangat rentan terkena penyakit. Sehingga sangat penting bagi orangtua untuk menjaga dan merawatnya pada minggu-minggu awal. Sebab, kita tidak pernah tahu seperti apa paparan virus dan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit bagi si kecil dan alangkah baiknya Mom di rumah harus lebih hati-hati.

Terlebih saat seseorang ingin mencium bayi kita, tak akan menutup kemungkinan jika seseorang tersebut membawa kuman yang terdapat di sekitar area wajahnya. Kemudian saat mencium si bayi terjadi perpindahan bakteri atau virus pada kulit bayi.

Dapat Menginfeksi Bayi

Seperti yang dilansir pada laman Indiatimes.com, alasan seseorang seharusnya tidak membiarkan bayinya dicium oleh orang lain karena bayi sangat rentan tertular virus HSV-1 atau yang lebih dikenal sebagai Virus Herpes Simplex. Virus ini menyebabkan luka di area mulu dan mata orang dewasa. Mereka yang terkena virus ini biasanya akan mengalami luka memerah dan rasanya seperti terbakar di area yang terpapar virus.

Akan tetapi dalam kasus lain, seseorang yang terpapar virus ini tidak menunjukkan gejala, namun sangat berbahaya bagi si bayi saat mereka bersentuhan, apalagi sampai menciumnya. Bahkan jika seseorang yang terinfeksi virus menyentuh tangan bayi dan kemudian bayi menyentuh area wajahnya, virus tersebut berpotensi mencapai selaput lendir yang dapat mengakibatkan infeksi pada bayi. Karena sistem tubuh yang masih lemah, virus akan berkembang biak dengan cepat dalam tubuh si bayi yang bisa menyebabkan peradangan dan luka.

Solusi Bagi Orangtua yang Memiliki Bayi

Agar orangtua tetap bisa menjaga si buah hati dari paparan penyakit atau pun kuman lainnya. Maka orangtua harus menerapkan perawatan ekstra hati-hati bagi si bayi. Sebelum seseorang berinteraksi dengan bayi kita, sebaiknya mintalah pada orang tersebut untuk mencuci tangannya terlebih dahulu sebelum menyentuh si bayi. Sebisa mungkin, katakan pada orang lain untuk tidak mencium bayi kita, jelaskan pada mereka bahwa di umur bayi masih sangat rentan terkena penyakit menular. Hal ini juga berlaku bagi orangtua sendiri, untuk tetap menjaga kebersihan saat berinteraksi dengan si bayi.

Itulah alasan mengapa orangtua tidak boleh membiarkan bayinya dicium sembarangan orang. Untuk lebih meningkatkan kewaspadaan teradap penularan penyakit pada bayi. Hindari membawa bayi ke tempat yang ramai. Pastikan semua peralatan untuk mengurus bayi terjaga kebersihannya dan saat masih menyusi agar Mom tetap memerhatikan kesehatan dan makanan yang dikonsumsi. Semoga informasi di atas bermanfaat.

#ElevateWomen

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Meski Positif Covid-19, Ibu Menyusui Jangan Setop ASI untuk Bayi
Artikel Selanjutnya
Rangkaian Produk Skincare Anak 100 Persen Bahan Alami Melindungi Diri dari Sinar Matahari