Sukses

Parenting

Tips Menerapkan Pola Asuh yang Baik sebagai Ibu Tunggal

Fimela.com, Jakarta Single Mother atau ibu tunggal memiliki tugas yang jauh lebih berat dari ibu pada umumnya. Secara psikis, mereka harus menjadi figur ayah dan ibu dalam sebuah keluarga untuk melengkapi kasih sayang anaknya. Disatu sisi single mother harus mencari nafkah untuk menghidupi anak-anaknya dan mengurus keperluan rumah tangga serta anak.

Membesarkan anak bisa jadi sulit dalam keadaan apapun. Tanpa pasangan, taruhannya lebih tinggi. Sebagai orang tua tunggal, memiliki tanggung jawab penuh atas semua aspek pola asuh dan kebutuhan anak setiap hari. Menjadi orang tua tunggal dapat menambah tekanan, stres, dan kelelahan. Jika Anda terlalu lelah atau teralihkan untuk mendukung secara emosional atau secara konsisten mendisiplinkan anak Anda, masalah perilaku mungkin muncul.

Dilansir dari mayoclinic.org, berikut adalah tips mengasuh anak untuk ibu tunggal atau single mother.

Tunjukkan Cintamu.

Ingatlah untuk memuji anak Anda. Beri dia cinta dan dukungan tanpa syarat Anda. Luangkan waktu setiap hari untuk bermain, membaca, atau sekadar duduk bersama anak Anda.Ciptakan rutinitas. Coba atur kegiatan secara terstruktur, seperti jadwal makan dan waktu tidur yang teratur. Hal ini membantu anak Anda mengetahui apa yang diharapkan.

Temukan penitipan anak yang berkualitas.

Jika Anda membutuhkan pengasuhan anak secara teratur, carilah pengasuh yang berkualitas yang dapat memberikan stimulasi di lingkungan yang aman. Jangan mengandalkan anak yang lebih besar sebagai satu-satunya pengasuh bayi Anda. Berhati-hatilah saat meminta teman atau pasangan baru untuk mengawasi anak Anda.

Tetapkan batasan.

Jelaskan aturan rumah dan ekspektasi kepada anak Anda - seperti berbicara dengan hormat - dan tegakkan itu. Bekerjalah dengan pengasuh lain dalam kehidupan anak Anda untuk memberikan disiplin yang konsisten. Pertimbangkan untuk mengevaluasi ulang batasan tertentu, seperti waktu layar anak Anda, ketika dia menunjukkan kemampuan untuk menerima lebih banyak tanggung jawab.

Jangan merasa bersalah.

Jangan menyalahkan diri sendiri atau memanjakan anak Anda dengan alasan menjadi orang tua tunggal.Jaga dirimu. Sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian Anda, makan makanan yang sehat dan banyak tidur. Atur waktu untuk melakukan aktivitas yang Anda sukai sendiri atau bersama teman. Beri diri Anda "waktu istirahat" dengan mengatur penitipan anak setidaknya beberapa jam seminggu.

 

 

Bergabung dalam komunitas

Buatlah jadwal carpool dengan orang tua lain. Bergabunglah dengan kelompok dukungan untuk orang tua tunggal atau carilah layanan sosial. Panggil orang yang dicintai, teman, dan tetangga untuk meminta bantuan. Komunitas iman juga dapat menjadi sumber yang bermanfaat.

Tetap positif.

Tidak apa-apa untuk jujur ​​kepada anak Anda jika Anda mengalami masa sulit, tetapi ingatkan dia bahwa segalanya akan menjadi lebih baik. Beri anak Anda tingkat tanggung jawab yang sesuai dengan usianya daripada mengharapkan dia berperilaku seperti "orang dewasa kecil". Pertahankan selera humor Anda saat menghadapi tantangan sehari-hari.

Penulis : Adonia Bernike Anaya (Nia)

#elevate women

Loading
Artikel Selanjutnya
Mengenal Pola Asuh Organic Parenting dari Finlandia Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget
Artikel Selanjutnya
Hindari 5 Perilaku Toxic Parenting dalam Pola Mengasuh Anak