Sukses

Parenting

5 Kesalahan Parenting yang Mempengaruhi Kehidupan Dewasa Anak

Fimela.com, Jakarta Menjadi orang tua bisa menjadi pengalaman yang menegangkan terutama jika kamu khawatir bahwa kamu tidak melakukan segalanya dengan benar. Apapun yang kamu ajarkan kepada anak, itulah yang akan mereka bawa sampai dewasa. Tetapi kamu juga manusia biasa dan akan melakukan kesalahan dalam mengasuh anak. 

Kesalahan pengasuhan dapat menyebabkan anak-anak mulai menganalisis peristiwa yang terjadi di sekitar mereka dan menciptakan pandangan dunia yang berdampak pada kehidupan mereka di masa depan. Oleh karena itu kamu harus tahu kesalahan umum apa yang bisa terjadi dalam parenting. Dilansir dari brightside.me dan verrywellfamily (29/8) ini 5 kesalahan parenting yang mempengaruhi kehidupan dewasa anak. 

Kamu berdebat terus menerus dengan mereka

Jika orang tua berdebat terus menerus, anak mungkin akan berpikir bahwa mereka yang yang harus disalahkan. Mereka tidak mengerti apa yang terjadi dan mereka berpikir bahwa mereka bersalahi. Dengan kejadian ini, di masa depan biasanya anak perempuan secara tidak sadar mencoba menunjukan kepada laki-laki bahwa mereka lebih kuat sedangkan laki-laki biasanya mengulangi perilaku ayah mereka. 

Memiliki harapan yang tidak realistis

Jika kamu memiliki harapan yang tidak realistis tentang apa yang seharusnya dilakukan anak, maka kamu sebenarnya dapat menciptakan masalah. Apabila anak merasa bahwa mereka akan mengecewakan orang tua dengan tidak memenuhi harapan yang tidak realistis ini, anak akan menjadi stress dan cemas. Mereka mungkin juga berjuang dengan tingkat harga diri yang rendah dan mencari validasi dari perilaku negatif. 

Tidak membiarkan anak membuat keputusan

Ketika orang tua membuat keputusan untuk anak, mereka tidak membiarkan anak-anak mereka menjadi mandiri. Ketidakmampuan untuk membuat keputusan membuat orang tidak mampu menyelesaikan masalah dan ana akan selalu membutuhkan orang lain untuk membantu mereka. Tidak mudah bagi anak menemukan tempat mereka di dunia ini karena anak bahkan tidak tahu apa yang mereka inginkan.

Meremehkan perasaan anak

Terkadang anak-anak marah tentang hal yang terlihat konyol bagi orang dewasa. Alih-alih mendapat dukungan, anak malah mendapat penilaian seperti “berhenti menangis” “anak laki-laki tidak boleh menangis” atau “jangan marah” begitulah cara perasaan dan emosi anak diremehkan. Semakin seseorang memahami dan mengendalikan perasaan mereka, maka semakin tangguh orang tersebut.  ketika dewasa, mungkin orang-orang ini tidak dapat berbagi emosi dan mereka menekan kemarahan mereka sampai meledak. 

Melatih anak merasa nyaman

Terkadang orang tua sering menyuruh anak untuk pergi menonton TV atau bermain video game agar anak tidak mengganggu mereka. Hal ini tidak boleh terjadi terus menerus. Tujuan setiap orang tua adalah membesarkan seseorang yang mampu hidup di dunia secara mandiri dan membuat keputusan sendiri. Orang-orang yang selalu mendapatkan kenyamanan sejak kecil, biasanya tidak dapat menjalani kehidupan mandiri yang normal dan bergantungan. Mereka tidak paham apa yang diinginkan dan hal ini bisa mempengaruhi kesehatan anak dan menyebabkan berbagai masalah kecanduan.

Sahabat Fimela, demikian 5 kesalahan parenting yang mempengaruhi kehidupan dewasa anak. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Penulis : Nadia Maharani Ardiansih 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading