Di era 90-an,PADI merupakan band yang sangat bersinar dengan karya-karyanya yang dinamis dan kompleks. PADI mampu mendobrak barisan band Indonesia yang didominasi lagu-lagu dengan aransemen sederhana dan tempo cenderung lambat. (Nurwahyunan/Bintang.com)
Beranggotakan Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Rindra (bas), dan Yoyok (drum), album-album PADI terbilang cukup sukses menembus pasar musik Indonesia. (Nurwahyunan/Bintang.com)
imat utama band ini terletak pada penguasaan instrumen para personelnya yang jauh di atas rata-rata para musisi band tanah air. Maklum, punggawa PADI merupakan jawara berbagai kejuaran instrumen musik. (Nurwahyunan/Bintang.com)
Saat itu vakumnya PADI bermusik sudah menginjak tahun kelima Piyu mengaku Padi kerjasama sudah lama, sudah cukup untuk Padi mendewasakan diri. (Nurwahyunan/Bintang.com)
Saat dijumpai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015) Faldy menjelaskan bahwa Padi tak bisa di bilang bubar melainkan vakum sejanak, Padi menunggu waktu yang tepat untuk kembali (Eksis). (Nurwahyunan/Bintang.com)
Entah apa rencana besar di balik vakumnya PADI dalam waktu yang cukup lama. Masih adakah 'nyawa' untuk mengembalikannya menancapkan taji di industri musik. Atau 'Apakah harus berakhir sudah dan berhenti sampai di sini'. (Nurwahyunan/Bintang.com)
PADI Pilih Break dan Entah Kapan Akan Eksis Kembali
Seperti suatu hubungan asmara, band PADI pilih untuk break dan menunggu waktu yang pas untuk kembali ke blantika musik tanah air, PADI bagaikan mati suri dan entah kapan bangkit kembali.
Tod’s telah meresmikan pembukaan butik pertamanya di Indonesia, melanjutkan perjalanannya dalam membawa craftsmanship Italia yang tak lekang waktu serta kemewahan yang elegan ke pelanggan di Indonesia.
Zee Asadel tampil memukau saat gala premier film terbarunya berjudul Kupilih Jalur Langit karya sineas Archie Hekagery. Bagimana penampilannya? Yuk intip