Grup band d'Masiv sedang menggarap proyek video klip terbarunya. Untuk proses penggarapan lagu berjudul Dengarlah Sayang itu menelan biaya yang tidak sedikit. (Andy Masela/Bintang.com)
Meski tidak menyebut secara pasti angka yang mereka keluarkan, namun Rian menyebut bahwa pembuatan video klip ini setara dengan pebuatan empat video klip sebelumnya. (Andy Masela/Bintang.com)
"Kaget karena cukup besar juga sih. Satu video klip ini bisa bikin empat vide klip sebelum-sebelumnya. Ya mudah-mudahan dengan buje mahal hasilnya bisa maksimal," kata Rian, disela-sela syuting. (Andy Masela/Bintang.com)
Biaya yang cukup besar itu, juga telah dipikirkan masak-masak oleh manajemen dan personelnya. Mengingat belakangan ini, video klip jarang tampil secara penuh di televisi. (Andy Masela/Bintang.com)
Teknik 360 derajat diterapkan dalam pembuatan video klip Dengarlah Sayang. Hal itu dikatakan oleh sutradara Dimas Brodjonegoro yang menggarap pembuatan video klip d'Masiv. (Andy Masela/Bintang.com)
"Konsepnya unik dan baru di Indonesia, bisa dibilang ribet. Enggak semua klip maker bisa mengaplikasikan teknik 360 ini. Kita band mainstream pertama yang pakai ini," kata Rian. (Andy Masela/Bintang.com)
Menggunakan teknik yang jarang digunakan oleh para band di Tanah Air itu, para personil band ini mengaku senang. Pengambilan gambar yang sekali jadi membuat harus hati-hati dalam prosesnya. (Andy Masela/Bintang.com)
Rian Ekky Pradipta, Dwiki Aditya Marsall, Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata, Nurul Damar Ramadan, dan Wahyu Piadji syuting pembuatan video klip Dengarlah Sayang, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2016). (Andy Masela/Bintang.com)
Tod’s telah meresmikan pembukaan butik pertamanya di Indonesia, melanjutkan perjalanannya dalam membawa craftsmanship Italia yang tak lekang waktu serta kemewahan yang elegan ke pelanggan di Indonesia.
Zee Asadel tampil memukau saat gala premier film terbarunya berjudul Kupilih Jalur Langit karya sineas Archie Hekagery. Bagimana penampilannya? Yuk intip