Potret Keseharian Kun Kun di Sekolah Setelah Diusir Warga Desa
Warga desa menganggap bahwa penyakit yang diderita oleh Kun Kun bisa menular ke warga yang lain. Tidak ingin hal ini terjadi, semua warga memutuskan untuk mengusir anak 8 tahun tersebut. Melihat kisah yang terjadi, tidak sedikit wartawan di Tiongkok, China melakukan aksi unjuk rasa terhadap perlakukan warga terhadap anak tersebut. Para wartawan ini menuntut agar Kun Kun bisa mendapatkan perlakukan yang sama seperti anak-anak lainnya. Hingga pada awal maret 2015, anak 8 tahun tersebut dikirim ke sebuah sekolah khusus untuk anak-anak penderita HIV atau AIDS yakni Linfen Red Ribbon School di Shanxi, China. Sejak berada di sekolah ini, Kun Kun mendapatkan perawatan dan perlakuan yang lebih baik. Ia menunjukkan kemajuan yang membanggakan. Meskipun anak 8 tahun ini sesekali sering menangis dalam kesendiriannya, ia adalah anak yang ramah, sopan serta sayang terhadap orang-orang di sekitarnya. Inilah potret keseharian Kun saat berada di tempat barunya yang lebih baik.
Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce tak hanya menjadi perayaan cinta, tetapi juga ajang adu gaya para tamu undangan. Digelar dengan nuansa glamor, para selebritas tampil maksimal layaknya menghadiri red carpet Met Gala.
Donna Agnesia tengah diliputi rasa bahagia sekaligus haru setelah putra sulungnya, Lionel Sinathrya resmi menyelesaikan pendidikan SMA di Portugal. Berikut tampilan Donna Agnesia.