Sukses

Relationship

Mengidap Alzheimer dan Lupa Sudah Menikah, Ini yang Membuatnya Jatuh Cinta Kembali Kepada Istrinya

Fimela.com, Jakarta Seorang pria bernama Peter didiagnosis menderita Alzheimer sejak tiga tahun lalu, ia mulai kehilangan ingatannya, bahkan ia lupa sudah menikahi istrinya, Lisa Marshall.

Alzheimer membuat Peter benar-benar lupa kapan pertama kali mereka bertemu, berpegangan tangan, berbagi ciuman. Dia juga melupakan pernikahannya.

Pria berusia 56 tahun, bahkan mengajak Lisa untuk menikah lagi ketika ia sedang menonton acara televisi favorit mereka.

“Ini memilukan. Kami telah membuat kenangan baru, tetapi itu menyakitkan karena saya selalu ingin mengatakan 'Ingat waktu itu?' Saya ingin bernostalgia dengannya, tetapi Peter tidak dapat mengingat apa pun sekarang, apalagi apa yang terjadi 20 tahun yang lalu,” ujar Lisa kepada CNN.com.

Pasangan yang telah menikah selama 12 tahun ini bertemu sebagai tetangga di Harrisburg, Pennsylvania. Keduanya menikah dengan pasangan lain pada saat itu dan sibuk membesarkan anak-anak mereka, tetapi mereka menjalin persahabatan dan tetap dekat sampai keluarga Peter pindah ke Connecticut.

Setelah hampir satu tahun tanpa kontak, keduanya terhubung kembali ketika mereka mengetahui bahwa mereka masing-masing sedang mengalami perceraian. Setelah hanya satu pertemuan di Harrisburg, keduanya dengan cepat menjadi tak terpisahkan dan tetap menjalin hubungan jarak jauh selama delapan tahun sampai semua anak mereka masuk perguruan tinggi.

Pada tahun 2009, Lisa pindah ke Connecticut dan pasangan itu menikah.

Sesuatu ada yang salah

Peter pun mulai berubah ketika ia mengidap Alzheimer. Lisa mengatakan mudah untuk melihat bahwa sesuatu tentang suaminya berubah, tetapi menerima kenyataan baru mereka itu sulit. Dimulai ketika dia terus lupa kuncinya. Lalu dompetnya. Kemudian dia mulai melupakan kata-kata dan apa artinya. Terkadang, dia kesulitan menyusun kalimat. Dia terus mengatakan pada dirinya sendiri itu hanya karena mereka semakin tua.

"Orang-orang yang sudah lama tidak bertemu Peter segera menyadari ada yang tidak beres,” ujar perempuan berusia 54 tahun itu.

Setelah pengujian ekstensif, Peter didiagnosis menderita penyakit Alzheimer pada 30 April 2018.

"Saya tidak mengerti sampai saya mulai meneliti dan menyadari ini akan berdampak besar pada kehidupan kami, dan itu akan merenggut suami saya," kata Lisa.

Penyakit itu dengan cepat mengambil alih kehidupan pasangan itu. Kenangan yang mereka pikir akan tetap bersama mereka seumur hidup dengan cepat menghilang bagi Peter. Salah satu kenangan berharga adalah pernikahannya.

Pertama kali dia lupa siapa istrinya, mereka sedang dalam perjalanan ke rumah sewaan mereka di Rhode Island.

“Ketika kami sedang dalam perjalanan pulang, Peter memberi saya petunjuk dan kemudian terus mengatakan hal-hal seperti, 'Ini adalah jalan ke rumah saya. Belok kanan untuk sampai ke rumah saya,' seolah-olah saya adalah pengemudi yang berbeda dan saya tidak tahu di mana kami tinggal," kata Lisa.

“Ketika kami sampai di rumah, dia berlari ke sisi saya dan membukakan pintu untuk saya, dan mengantar saya ke rumah kami dan sangat gugup menunjukkan saya berkeliling,” tambah Lisa.

Peter jatuh cinta kedua kalinya kepada Lisa

Pada 12 Desember 2020, saat Peter dan Lisa berpelukan bersama menonton serial TV "New Girl", adegan pernikahan yang menyentuh hati membuatnya menangis.

Peter memperhatikan air matanya dan mulai tertawa, sebelum menunjuk ke layar dan berkata, "Ayo kita lakukan." "Saya seperti, 'melakukan apa?' Dan dia berkata, 'Ayo menikah,' dengan senyum lebar di wajahnya," kata Lisa.

Peter tidak menyadari bahwa dia baru saja melamar istrinya. "Itu sangat menyentuh bagiku. Dia jatuh cinta padaku dua kali. Aku merasa terhormat. Aku merasa seperti seorang putri, seperti Cinderella. Aku gadis paling beruntung di dunia," kata Lisa. 

Setelah mengirimi anak-anaknya video saat-saat setelah lamaran, mereka mendorong pasangan itu untuk menghormati cinta abadi mereka dengan memperbarui sumpah pernikahan mereka.  Meskipun ragu-ragu, Lisa setuju.  

Ia tak mau melewatkan kesempatan untuk menciptakan kenangan indah lainnya bersama suaminya. Putri Lisa, seorang perencana acara, menjangkau vendor yang juga merupakan teman keluarga. Mereka setuju untuk menyumbangkan jasa mereka untuk upacara tersebut.

Pada tanggal 26 April, Peter dan Lisa kembali ke altar. Dengan bantuan seorang spesialis demensia, yang juga memimpin upacara tersebut, keduanya berbagi sumpah sederhana.

“Peter ceria dan hadir sepanjang hari. Dia sangat bahagia. Selama sumpah, dia hanya mengatakan kepadaku, 'Lisa, aku mencintaimu.' Dan hanya itu yang saya butuhkan," katanya.

Lisa tahu bahwa setiap saat selama upacara, suaminya bisa melupakan siapa dirinya lagi. Tapi itu adalah kekhawatirannya yang paling sedikit.

Untuk saat ini, Lisa, yang menjalankan blog untuk membantu pengasuh orang yang hidup dengan Alzheimer.

#elevate women

Loading
Artikel Selanjutnya
Catat Sejarah, Aaron Philip Jadi Model Difabel-Transgender Pertama di New York Fashion Week
Artikel Selanjutnya
Selamat, Leani Ratri Oktila Kantongi Bonus Rp 13,5 Miliar Atas Prestasinya di Paralimpiade Tokyo 2020