Sukses

Ray Sahetapy. (Fathan Rangkuti/Bintang.com)
EntertainmentSeperti Dewi Yull, Ray Sahetapy Juga Main Film Kaum Disabilitas
Mantan pasangan selebriti Dewi Yull dan Ray Sahetapy ternyata tertarik untuk main di film yang dikhususkan untuk kaum disabilitas.
Panji Surya Putra Sahetapy adalah anak dari pasangan artis senior Ray Sahetapy dan Dewi Yull, yang juga bermain di film ‘Sebuah Lagu Untuk Tuhan’. Ia juga memiliki keterbatasan pada pendengaran. (Nurwahyunan/Bintang.com)
PhotoPanji Surya Senang dengan Hadirnya Film untuk Kaum Disabilitas
Panji Surya senang dengan film 'Sebuah Lagu Untuk Tuhan', sebagai pennyandang tuna rungu ia dapat menikmati film ini lewat subtitle yang disediakan.
Sebuah Lagu Untuk Tuhan mengisahkan kehidupan gadis tuna rungu yang antusias mewujudkan cita-citanya sebagai penulis novel. Film ini rencananya tayang serentak di bioskop pada 29 Oktober 2015. (Nurwahyunan/Bintang.com)
EntertainmentSebelum Syuting, Eriska Rein Satu Bulan Belajar Bahasa Isyarat
Sebelum syuting film Sebuah Lagu Untuk Tuhan, Eriska Rein belajar bahasa isyarat selama satu bulan.
Demi perannya Eriska Rein Belajar bahasa isyarat pada yang mengerti seperti pada salah satunya aktris senior, Dewi Yull. (Nurwahyunan/Bintang.com)
EntertainmentJadi Tuna Rungu, Eriska Rein Berterimakasih Ke Putra Dewi Yull
Jadi pemeran Tuna Rungu di film Sebuah Lagu Untuk Tuhan, Eriska Rein berterimakasih pada putra Dewi Yull.
Adegan film Sebuah Lagu untuk Tuhan. (dok. istimewa)
EntertainmentSebuah Lagu untuk Tuhan Beri Harapan Bagi Kaum Disabilitas
Kehadiran film Sebuah Lagu untuk Tuhan menjadi secercah harapan bagi kaum disabilitas.
Pemain film Sebuah Lagu untuk Tuhan. (Regina Novanda/Bintang.com)
EntertainmentPemain Film Sebuah Lagu untuk Tuhan Berkunjung ke Bintang.com
Kunjungan pemain film Sebuah Lagu untuk Tuhan ke redaksi Bintang.com.
Mendalami perannya sebagai Angel, Eriska Rein juga wajib mempelajari bahasa isyarat. Bahkan, ia belajar langsung dari beberapa orang sekaligus yang sempat bersinggungan dengan penyandang tuna rungu.  (Nurwahyunan/Bintang.com)
EntertainmentBelajar dari Dewi Yull, Eriska Rein Senang Jadi Gadis Tuna Rungu
Belajar dari sosok Dewi Yull, Eriska Rein merasa senang menjadi gadis tuna rungu di film Sebuah Lagu untuk Tuhan.
Vokalis dan artis peran Dewi Yull (54) mengaku harus berjuang melawan trauma masa lalu ketika dirinya berperan sebagai seorang ibu dari seorang anak penyandang tuna rungu. (Nurwahyunan/Bintang.com)
PhotoEriska Rein Mengingatkan Dewi Yull Pada Sosok Alm Anaknya
Vokalis dan artis peran Dewi Yull (54) mengaku harus berjuang melawan trauma masa lalu ketika dirinya berperan sebagai seorang ibu dari seorang anak penyandang tuna rungu.
Dewi Yull (Nurwahyunan/Bintang.com)
EntertainmentDewi Yull Sulit Move On dari Broery Marantika
Hits Dewi Yull bersama Broery Marantika bertajuk 'Jangan Ada Dusta di Antara Kita' membuat Dewi sulit move on.
Dewi Yull. (Nurwahyunan/Bintang.com)
EntertainmentMain Film Sebuah Lagu untuk Tuhan, Dewi Yull Teringat Gizca Putri
Membintangi film Sebuah Lagu untuk Tuhan, Dewi Yull teringat dengan almarhum anaknya, Gizca Putri.
Dewi Yull di film Sebuah Lagu Untuk Tuhan. foto; Film One
EntertainmentSebuah Lagu untuk Tuhan Padukan Novel dan Kisah Nyata Dewi Yull
Film Sebuah Lagu untuk Tuhan bukan cuma diadaptasi dari novel laris karya Agnes Davonar. Film ini juga menambahkan kisah nyata Dewi Yull.
Eriska Rein di film Sebuah Lagu Untuk Tuhan. foto: Film One
EntertainmentEriska Rein Belajar Bahasa Isyarat di Sebuah Lagu Untuk Tuhan
Eriska Rein belajar bahasa isyarat dari Dewi Yull dan putranya, Surya, demi perannya di film 'Sebuah Lagu Untuk Tuhan'.