Jatuh Bangun Unang Bagito Menjaga Eksistensi di Jagad Hiburan

Altov Johar diperbarui 22 Apr 2015, 12:36 WIB

Fimela.com, Jakarta Nasib tidak pernah ada yang tahu. Sedetik lalu bahagia, belum tentu detik berikutnya mengalami hal yang sama. Semisal komedian Unang Bagito yang kini harus berjuang keras menjaga eksistensi di tengah arus persaingan dunia entertain. Siapa sangka, Unang yang begitu tenar di era 90-an hingga 2000 awal harus 'terseok-seok' menafkahi keluarga.

Saat ini pria 52 tahun hanya bisa mengandalkan siaran di radio di akhir pekan. Diakui Unang, jadwal off air pun terbilang serabutan. Dalam kata lain, bisa dapat tawaran dan jarang tidaknya. Apalagi, Unang tidak memiliki bisnis apa pun. Namun, kondisi itu tidak membuat Unang patah arang. Dia yakin Tuhan punya rencana baik untuknya.

"Saya dari dulu tidak pernah patah semangat.  Itu kan kuasa Yang Maha Kuasa. Saat nggak ada kerjaan, saya coba hal lain. Saya ikhlas, seikhlas-ikhlasnya, yang penting menjaga eksistensi saja. Saya mencoba berkiprah sendiri dulu. Kalau bisnis belum ada, kalau ada yang kasih modal mungkin saya pikirkan," ujar Unang Bagito di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/4/2015).

(Baca juga: Unang Dapat Hidayah Sejak Dikabarkan Bunuh Diri)


Di era 90-an, nama Unang melambung bersama Miing dan Didin di grup lawak Bagito. Peran Kardiman dengan balutan logat jawa yang medok mengantarkannya menjadi komedian papan atas di Indonesia. Uang tidak mempermasalahkan dirinya kini bukan lagi bagian dari grup tersebut. Bahkan ia sendiri belum dengar kabar Bagito akan kembali tampil di layar kaca.

"Bagito kan punya mereka. Saya cuma numpang, ibaratnya kendaraan, ya, saya turun di jalan. Saya belum dengar itu, saya enggak tahu. Mereka juga enggak kontak saya. Ya, enggak ada perasaan apa-apa, biasa-biasa saja," ungkapnya.



Tidak sedikit pun terpikir di benak Unang untuk membuat grup lawak lain. Pasalnya, membuat sebuah grup bukan hanya bermodal kekompakkan saja, namun juga satu visi dan misi. "Kalau solo karier saya enggak bisa. Soalnya, harus ada teman buat tektokan. Bikin grup baru susah, karena mesti sehati. Kalau enggak sepemikiran sih enggak masalah, tapi kalau enggak sehati itu yang susah," akunya.

Bukan Unang Bagito jika tidak menyelipkan lelucon dalam jawaban yang dilontarkan. Hal itu menjadi bukti Unang masih memiliki taji untuk mengocok perut warga Indonesia dengan tawa. "Saya enggak tahu yang penting jalani saja. Tahun 2015 ini mudah-mudahan saja ada orang baik yang lupa memasukkan uang satu triliun ke rekening saya," selorohnya.

What's On Fimela