Para Pengocok Perut di Bulan Ramadan (Part 2)

Edy Suherli diperbarui 09 Jul 2015, 07:01 WIB

Fimela.com, Jakarta Trio pelawak Denny, Narji dan Wendi yang tergabung dalam group Cagur, sudah lama “bercerai”. Ketiganya memang sudah jarang tampil bersama dalam satu panggung. Narji sudah enjoy menjadi host di acara Insbox (SCTV) sedangkan Denny tak mau kalah dengan menjadi host acara sejenis di RCTI (Dahsyat). Begitu juga Wendi yang menjadi host acara The Blusukan di TransTV.Di bulan Ramadan ini mereka tampil di acara yang berbeda.

Tak bersama bukan berarti job sepi. Seperti Ramadan sebelumnya, untuk Ramadan ini mereka tetap laris-manis menjadi pengisi acara di televisi. Acara jelang dan pasca berbuka puasa, serta acara saat Sahur memang didominasi keterlibatan pelawak. Nyaris semua stasiun televisi menampilkan pelawak untuk menghibur pemirsa mereka.

Baca juga: Para Pengocok Perut di Bulan Ramadan (Part 1)

Narji yang tak lagi bersama dua rekannya dari group Cagur, tampil bersama Andhika Pratama dan Gading Marten. Mereka disatukan dalam sinetron Tiga Semprul Mencari Surga yang tayang di SCTV di saat sahur. Ketiganya tampil kompak dalam sinetron komedi religi itu. Karena mereka padu memerankan karakter pemuda lugu yang terkadang konyol. Aksi mereka selain menghibur juga bisa menjadi tuntutan bagi pemirsa.

Keluguan dan kekonyolan Narji, Andika dan Gading menjadi jualan utama dalam mengocok perut pemirsa di rumah. Senyum lebar Narji tak jarang dilengkapi dengan efek sinar yang berkilau. Gigi putih milik Narji jadi seperti berlian yang berkilau. Geerrr.

Lain Narji, lain pula Wendi dan Denny. Kedua sahabat Narji ini mengisi acara sahur yang bertajuk Sahur Itu Indah. Bersama bintang lain seperti Raffi Ahmad, Tara Budiman, Billy Syahputra, mereka bertugas mengocok pertut pemirsa. Sedangkan Ustad Maulana dan Oki Setiana Dewi memberikan santapan rohani.

Lagi-lagi peran perawak seperti Narji, Wendi dan Denny mendapa porsi yang besar. Tiada kesan tanpa kehadiran para komedian. Saat jelang puasa mereka memberikan semangat sembari menunggu bedug magrib. Ketika masih ngatuk untuk sahur mereka juga memberikan keceriaan. Tentu Tuhan tidak tidur, dan akan meberikan imbalan pahala untuk para komedian yang membuat para pemirsa di rumah tersenyum.