ISIS Penggal Remaja 14 Tahun Gara-gara Telat Jumatan

Ardini Maharani diperbarui 07 Feb 2016, 18:14 WIB

Fimela.com, Jakarta Biadab banget! Hanya karena ketinggalan salat Jumat, seorang remaja usia 14 tahun dipenggal oleh kelompok Negara Islam untuk Irak dan Suriah (ISIS). Tak hanya itu, mereka juga memaksa bapak dan ibu si remaja menyaksikan hukuman mati tersebut. Benar-benar tdak berperikemanusiaan! 

ISIS menuding remaja tersebut mengabaikan perintah agama. Salat Jumat memang wajib bagi para lelaki muslim. Peristiwa yang terjadi di Kota Jarbulus, Suriah ini makin bikin identitas ISIS terkuak. Mereka teroris sesungguhnya yang membungkus dirinya dengan Islam.

Pegiat kemanusiaan Suriah bernama Nasser Taljbini mengatakan remaja itu dipenggal di depan banyak orang, termasuk bapak dan ibunya. "Puluhan orang melihat eksekusi brutal itu. Orangtuanya bahkan jadi saksi kematian anaknya," ujar Nasser seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Jumat (5/2/2016).

Well, guys, semakin hari ISIS semakin membuktikan jika perbuatan mereka jauh dari kedamaian Islam. Tak pernah ada perintah membunuh dalam Islam jika mereka lalai salat Jumat. Apalagi untuk anak yang masih di bawah umur.

What's On Fimela