Launching Album Band Punk Diramaikan Komunitas Vespa

Henry Hens diperbarui 08 Des 2016, 10:43 WIB

Fimela.com, Jakarta Biasanya launching album seorang musisi atau band diramaikan dengan acara konferensi pers, jumpa penggemar dan penampilan dari musisi atau band tersebut. Namun launching band beraliran punk yang satu ini termasuk unik. Band yang dimaksud adalah Vespunk dan komunitas Vespa.

Launching album kedua mereka diramaikan oleh sejumlah komunitas Vespa. Nuansa unik ini sebenarnya wajar saja karena para personil Vespunk memang sangat menyukai vespa atau skuter. Band punk yang semula bernama Scooterhood ini lahir dari komunitas pecinta skuter. Vespunk merilis debut album mereka United Souls (2013), yang seluruh liriknya berbahasa Inggris.

Tiga tahun berselang, Vespunk akhirnya kembali menelurkan kaya. Masih di bawah label Farm House Records, band yang digawangi Wawah (Vokal), Ledu (Gitar), Matto (Gitar), Fare (Bass) dan Fahri (Drum), itu meluncurkan album bertajuk Salam Damai Mari Berkawan. Acara perilisan album yang digelar di One Bellpark Mall, Cilandak, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Acara tersebut berlangsung meriah dihadiri ratusan orang dari berbagai komunitas penggemar vesta dari berbagai penjuru Indonesia. Ratusan vespa dari berbagai klub skuter di Indonesia bakal menyemut di acara peluncuran album dengan single jagoan “Satu Vespa Sejuta Saudara”.

Ada beberapa komunitas dari Jakarta dan sekitarnya seperti Scooterhood, Velors, Outsiders Scooters, Scooter Depok Bersatu, Vegadet, Vespa Taman Suropati, Vespa Club Indonesia, Vespa Pelajar, iVespa, Loakster Indonesia, Vespa 24 Takers, Vespa Racing Fashion, dan banyak lagi komunitas Vespa lainnya.

Yang menarik lagi, lagu Satu Vespa Sejuta Saudara, dinilai paling mewakili perasaan cinta masing-masing personel terhadap skuter Vespa. Liriknya pun memiliki harapan terhadap forum-forum Vespa di seluruh Indonesia, agar terus bersatu dan menaati peraturan lalu-lintas.

 

What's On Fimela