Editor Says: Hiduplah Seperti Engkau Akan Mati Besok

Musa Ade diperbarui 05 Agu 2021, 16:21 WIB

Fimela.com, Jakarta "Hiduplah seakan-akan kamu akan mati besok. Belajarlah seakan-akan kamu akan hidup selamanya." Mungkin sebagian besar kita sudah tahu dengan quote dari Mahatma Gandhi ini.

Di jaman yang serba maju ini, memang banyak orang yang berlomba-lomba untuk mencari uang. Ya memang hal itu wajar, karena setiap butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Terkadang hal tersebut malah membuat orang lebih mengutamakan uang di atas segalanya. Mereka tak sadar ada sesuatu hal yang lebih penting dari uang.

Dia adalah waktu, hal yang diberikan Tuhan secara gratis. Banyak kata-kata bijak yang mengambarkan betapa berharganya waktu yang kita punya.

Waktu sendiri bukanlah sesuatu yang bisa kita lihat. Dan yang menjadi permasalahan adalah digunakan untuk apa waktu yang kita punya? Menghabiskannya dengan orang-orang terdekat? Atau dihabiskan untuk mencari uang demi masa depan?

Atau bisa juga kita habiskan untuk tidur seharian. Mungkin juga bisa dihabiskan berlibur dan jalan-jalan. Memang setiap orang mempunyai tujuan hidup masing-masing.

Dan setiap orang mempunyai hal-hal yang utama dalam hidupnya. Entah itu keluarga, teman, pacar, relasi, dan orang lain. Lantas apa tujuan hidup Anda? Hal apa yang paling penting dalam hidup Anda?

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kebahagiaan

Ingat, kita sendiri tidak tahu seberapa banyak waktu yang kita punya di dunia ini.

Waktu memang gratis, akan tetapi kadang kita malah membuangnya dengan sia-sia. Ingat, kita sendiri tidak tahu seberapa banyak waktu yang kita punya di dunia ini.

Apabila kita hidup menyadari bahwa maut akan menjemput kapan dan dimana saja tanpa pemberitahuan, maka kita akan dapat menikmati setiap waktu yang kita punya dengan bahagia dan damai.

Kebanyakan orang saat ini lebih memilih untuk mementingan diri sendiri daripada orang lain. Hidup itu bukan hanya dipenuhi dengan ambisi dan kepentingan diri kita sendiri.

Menurut saya, hidup akan lebih nikmat jika hidup kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Melihat orang lain tersenyum lepas itu adalah sebuah kebahagiaan tersendiri bagi saya.

Oleh karena itu, marilah kita tanggalkan ego dalam diri kita, kesombongan, tidak percaya diri. Mulai kurangin tutur bahasa yang tak sopan supaya tidak menyakiti hati orang lain.

Hiduplah seperti angin sepoi-sepoi yang akan selalu dinanti kehadirannya. Saya percaya jika kita semua diciptakan bukan karena kebetulan, tetapi Tuhan punya rencana khusus bagi kita.